Demi Cinta, Pangeran Friso Rela Melepas Tahta

Pangeran Johan Friso rela melepas haknya atas tahta Kerajaan Belanda demi menikahi gadis yang dicintainya, Mabel Wisse Smit. Pernikahan putra kedua Ratu Beatrix itu tak disetujui pemerintah Belanda.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 April 2004, 09:16 WIB
Liputan6.com, Delft: Cinta terkadang bisa membuat kejutan. Karena cinta, orang bisa juga melepaskan segala-galanya, termasuk harta warisan. Setidaknya itu dibuktikan putra kedua Ratu Beatrix dari Belanda, Pangeran Johan Friso. Meski tak disetujui pemerintah Belanda, Friso yang berjulukan Pangeran Oranye--Nassau--tetap menikahi aktivis hak asasi manusia Mabel Wisse Smit di Kota Delft, Belanda, Sabtu (24/4). Pangeran Friso rela melepas haknya atas tahta kerajaan demi menikahi gadis yang dicintai.

Pernikahan Pangeran Friso dengan Wisse Smit tidak mendapat restu pemerintah Belanda. Kontroversi ini mencuat karena hubungan Wisse Smit dengan pengedar obat bius, Klaas Bruinsma pada 1989. Pemerintah Belanda menilai, Wisse Smit tidak jujur memberi informasi, sehingga mereka tidak menyetujui gadis pilihan Pangeran Friso itu. Padahal, restu pemerintah dibutuhkan setiap anggota kerajaan yang akan menikah.

Pewaris tahta Kerajaan Belanda Friso rupanya bergeming dengan keberatan pemerintahnya. Ia tetap nekat menikahi sang pujaan, Wisse Smit. Ia rela kehilangan haknya mewarisi tahta Kerajaan Belanda walau masih bisa memakai gelar Pangeran Oranye Nassau. Sementara itu, Wisse Smit tidak mendapat gelar apapun dan anak-anak mereka hanya mendapatkan gelar kebangsawanan.

Setelah prosesi pernikahan sipil yang dipimpin oleh wali Kota Delft, kedua mempelai langsung menuju Gereja Oude Kerk untuk upacara pemberkatan. Keluarga kerajaan dan sejumlah kerabat kedua mempelai turut menyaksikan hari bersejarah Friso dan Wisse Smit. Meski kehilangan tahta, Friso tetap bangga dan bahagia. Apalagi, Ibunda Beatrix memuji istrinya. Wisse Smit yang menjabat sebagai kepala Open Society Institute--milik bankir Yunani, George Soros--, menurut Sang Ratu, adalah orang yang sangat manis dan berbakat. Intinya, Ratu sangat bangga kepada Wisse Smit.(DEN/Yes dan Yoh)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya