Siprus Yunani dan Siprus Turki Sepakat Bersatu

Setelah terpecah selama 30 tahun kedua negara akan disatukan hari ini. Warga Siprus Turki lebih antusias karena penduduk setempat mengaku akan mendapat banyak keuntungan jika sudah bersatu menjadi anggota Uni Eropa.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 April 2004, 05:43 WIB
Liputan6.com, Nicosia: Siprus Yunani dan Siprus Turki akan melaksanakan referendum penyatuan setelah 30 terpisah di Nicosia, Sabtu (24/4) ini. Aksi pro dan kontra menanggapi soal tersebut telah berakhir, kemarin. Warga Siprus Turki dipastikan akan mendukung referendum karena merasa akan mendapat manfaat setelah menjadi anggota Uni Eropa pada 1 Mei mendatang. Keuntungan itu antara paspor untuk bepergian ke luar negeri akan diakui dan perekonomian Siprus Turki yang jauh di bawah Siprus Yunani bakal meningkat.

Sebaliknya, warga Siprus Yunani kurang memberi respons positif terhadap rencana penyatuan negaranya. Sebab, bersatu atau tidak maka undang-undang dan manfaat keanggotaan Uni Eropa hanya akan berlaku bagi Siprus Yunani yang telah mendapat pengakuan internasional [baca: Penyatuan Siprus Terus Dilakukan]. Siprus Yunani dan Turki berperang pada 1960. Pulau itu terpecah setelah diinvansi Turki 14 tahun kemudian, menyusul kudeta para pendukung penyatuan Yunani.(KEN/Pin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya