Seorang Calon DPD Berkampanye dengan Barongsai

Hanan Soeharto, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Jakarta berkampanye dengan barongsai. Hanan yang keturunan Tionghoa ini mengatakan barongsai menyimbolkan pentingnya keberagaman dalam masyarakat.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Maret 2004, 17:46 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Dua pasang barongsai berkeliling di daerah Jakarta Timur dengan menumpang kendaraan bak terbuka, Kamis (25/3). Musik pengiringnya juga tidak ketinggalan. Tak peduli teriknya Ibu Kota, iring-iringan ini berhenti di tempat-tempat tertentu. Kemudian, para seniman kesenian tradisional Tionghoa ini turun dari mobil dan beratraksi.

Tim barongsai ini dipesan khusus oleh Hanan Soeharto, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Jakarta. Pria berdarah Tionghoa ini sengaja menggunakan kesenian yang pada masa Orde Baru dilarang keras ini untuk menarik perhatian calon pemilih. Bagi dia, barongsai dapat menyampaikan pesan betapa pentingnya menghargai keberagaman di dalam masyarakat.

Bila Hanan menggunakan barongsai, seorang calon anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa memilih bersih-bersih di sejumlah kampung di Surabaya, Jawa Timur. Caleg ini menyewa 25 pekerja lepas untuk mengangkut dan menyapu sampah-sampah di sejumlah wilayah, termasuk di kawasan Wiung, Surabaya Selatan [baca: Bersih-Bersih Kampung ala Caleg PKB]. Para pekerja yang terdiri dari pedagang asongan, pedagang kaki lima, petani, dan buruh lepas ini dibayar Rp 15 ribu untuk jam kerja setengah hari.

Lain pula yang dilakukan tim sukses Sarwono Kusumaatmadja, calon legislator DPD DKI Jakarta. Untuk menarik perhatian publik, mereka menempatkan sejumlah wanita cantik di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka tampak membagi-bagikan brosur. Wanita-wanita itu bukan sedang mempromosikan produk tertentu, namun ini bagian dari kampanye Sarwono.

Strategi tersebut cukup jitu. Buktinya, hampir sebagian besar pengendara kendaraan bermotor mengaku tertarik mengambil brosur. Bahkan, sejumlah pengendara bersedia sepeda motor mereka ditempel stiker bergambar Sarwono. Ini lantaran mereka melihat wanita-wanita manis tersebut. Kendati berhasil merebut perhatian para pengemudi, Sarwono sendiri tak ikut bersama tim suksesnya membagikan brosur.(TNA/Alfito Deannova dan Gatot Budi Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya