Pasangan Lanjut Usia Tak Bercinta Lagi, Itu Tak Benar

oleh Melly Febrida diperbarui 10 Nov 2013, 17:00 WIB
Pasangan yang usia sudah tak muda lagi bukan berarti tak akan melakukan hubungan seks dengan baik. Pasangan lanjut usia (lansia) masih bisa aktif melakukan hubungan seksual.

Dari penelitian saja, separuh pasangan di Amerika Serikat berusia lebih dari 60 tahun masih aktif secara seksual.

Demikian disampaikan Profesor Agnes Higgins dari Trinity College Dublin seperti dikutip Independen, Minggu (10/11/2013).

Menurut Profesor Higgins, penurunan hasrat seksual terjadi dengan bertambahnya usia hanya mitos dan tak benar. Tak ada alasan biologis atau fisiologis yang menjelaskan keinginan seseorang untuk melakukan hubungan seks berkurang karena usia.

"Ada perubahan dengan usia," kata Profesor Higgins. Namun Higgins mengatakan, perubahan yang dimaksud merupakan perubahan fisik tapi itu semua bisa diatasi dengan solusi sederhana.

Namun, kurangnya kesempatan karena salah satu pasangan meninggal menjadi alasan orang tak aktif secara seksual. Selain, itu nilai yang berkembang yang menjadi penyebab lain turunnya aktivitas seksual adalah orang merasa lansia tak boleh berhubungan seksual lagi.

Dalam dokumen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tak disebutkan orang tua berhubungan dengan kesehatan seksual. Kesehatan fisik yang buruk, masalah hubungan, kekhawatiran keuangan, dan kekhawatiran penampilan tubuh yang berkontribusi pada penurunan hubungan seksual. Sementara orang tua dan kesehatan seksual sering pada disfungsi dibandingkan hasrat.

Untuk itu, bagi pria karena disfungsi ereksi dan wanita karena masalah setelah menopause.

Profesor Higgins berpikir, orang yang tubuhnya sehat dan masih bisa kencan atau berhubungan yang aman tak akan berhenti melakukan hubungan seks pada usia 60 tahun.

Mengubah pandangan pribadi dan publik merupakan hal yang dibutuhkan untuk mengatasi padangan bahwa orang lansia tak berhubungan seksual. Orang tua harus memberikan dirinya izin dalam menikmati seks dan memperbaharui hubungannya.

(Mel)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya