Liputan6.com, Tanggamus: Pemilihan Umum tetap dilakukan 5 April 2004, seperti dijadwakkan Komisi Pemilihan Umum. Demikian ditegaskan Presiden Megawati Sukarnoputri saat meresmikan Bendungan Batutegi, Desa Way Harong, Tanggamus, Lampung, Senin (8/3). Penegasan disampaikan di tengah adanya kekhawatiran pemilu tak digelar sesuai jadwal. Terutama dipicu sejumlah masalah, seperti logistik hingga jadwal kampanye yang belum dirampungkan KPU.
Menurut Mega, seluruh persiapan pelaksanaan pesta demokrasi 2004 telah disiapkan matang sehingga pemilu bisa terlaksana sesuai jadwal. Presiden mengajak masyarakat untuk mengikuti kampanye yang berlangsung mulai 11 Maret 2004 dengan tertib. Warga juga diminta mempergunakan hak pilihnya dalam pemilu nanti.
Di Jakarta, saat menghadiri peluncuran buku biografi Wakil Ketua Umum Partai Bulan Bintang Ahmad Sumargono, Wakil Presiden Hamzah Haz meminta KPU melapor ke presiden jika menemui kesulitan dalam mempersiapkan Pemilu 2004. Hamzah yakin, pemilu akan berjalan tepat waktu.
Menurut Wapres, pemerintah tak akan memundurkan batas waktu untuk menyiapkan keperluan logistik pemilu. Karena itu, dia mengingatkan, semua keperluan logistik, termasuk surat suara sudah harus siap selambat-lambatnya Senin 15 Maret 2004. "Presiden sudah mengatakan tidak boleh ditunda," kata Hamzah [baca: Pencetakan Surat Suara Diminta Tepat Waktu].
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla mengatakan pemilu legislatif pada 5 April akan dijadikan hari libur nasional. Tujuannya agar semua warga negara Indonesia yang telah terdaftar sebagai pemilih mempunyai kesempatan untuk mencoblos.
Sementara menyangkut persiapan dirinya berkampanye untuk Partai Golkar, Jusuf Kalla mengatakan sudah mengajukan izin. Namun, izin yang dimaksud cuma sekadar pemberitahuan. Sebab Kalla mengaku akan berkampanye pada Sabtu dan Minggu. Dia mengaku akan cuti pada hari-hari terakhir kampanye.(SID/Bisri Merduani)
Menurut Mega, seluruh persiapan pelaksanaan pesta demokrasi 2004 telah disiapkan matang sehingga pemilu bisa terlaksana sesuai jadwal. Presiden mengajak masyarakat untuk mengikuti kampanye yang berlangsung mulai 11 Maret 2004 dengan tertib. Warga juga diminta mempergunakan hak pilihnya dalam pemilu nanti.
Di Jakarta, saat menghadiri peluncuran buku biografi Wakil Ketua Umum Partai Bulan Bintang Ahmad Sumargono, Wakil Presiden Hamzah Haz meminta KPU melapor ke presiden jika menemui kesulitan dalam mempersiapkan Pemilu 2004. Hamzah yakin, pemilu akan berjalan tepat waktu.
Menurut Wapres, pemerintah tak akan memundurkan batas waktu untuk menyiapkan keperluan logistik pemilu. Karena itu, dia mengingatkan, semua keperluan logistik, termasuk surat suara sudah harus siap selambat-lambatnya Senin 15 Maret 2004. "Presiden sudah mengatakan tidak boleh ditunda," kata Hamzah [baca: Pencetakan Surat Suara Diminta Tepat Waktu].
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla mengatakan pemilu legislatif pada 5 April akan dijadikan hari libur nasional. Tujuannya agar semua warga negara Indonesia yang telah terdaftar sebagai pemilih mempunyai kesempatan untuk mencoblos.
Sementara menyangkut persiapan dirinya berkampanye untuk Partai Golkar, Jusuf Kalla mengatakan sudah mengajukan izin. Namun, izin yang dimaksud cuma sekadar pemberitahuan. Sebab Kalla mengaku akan berkampanye pada Sabtu dan Minggu. Dia mengaku akan cuti pada hari-hari terakhir kampanye.(SID/Bisri Merduani)