Liputan6.com, Pyongyang - Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Korea Utara pada Selasa (26/5/2026) hingga Rabu (27/5/2026) atas undangan Menlu Korea Utara Choe Son Hui.
Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) dalam pernyataannya pada Rabu (27/5) menyebut kedua menteri menggelar pertemuan bilateral dan membahas berbagai isu regional maupun internasional, termasuk perkembangan di Semenanjung Korea.
Advertisement
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menegaskan kembali hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Singapura dan Korea Utara atau Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK). Tahun 2025 menandai 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara, dikutip dari laman Channal News Asia, Kamis (28/5).
MFA menyatakan Balakrishnan mendorong Korea Utara untuk terus terlibat secara konstruktif dengan kawasan serta menjaga jalur dialog tetap terbuka di tengah situasi geopolitik yang dinilai semakin tidak pasti.
Selain pertemuan bilateral, Choe Son Hui juga menggelar jamuan makan malam penyambutan bagi Balakrishnan. Dalam kesempatan itu, Menteri Luar Negeri Singapura mengundang Korea Utara untuk menghadiri Forum Regional ASEAN (ARF) mendatang, forum dialog keamanan kawasan Indo-Pasifik yang juga diikuti Pyongyang.
Selama berada di Pyongyang, Balakrishnan turut bertemu Ketua Komite Tetap Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara, Jo Yong Won. Menurut MFA, Jo memaparkan perkembangan politik terkini di negaranya.
“Menteri Balakrishnan menekankan bahwa di tengah ketidakpastian global yang sedang berlangsung, semakin penting bagi negara-negara untuk menjaga dialog dan komunikasi guna mempertahankan perdamaian dan stabilitas,” demikian pernyataan MFA.
Keduanya juga mengenang kunjungan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ke Singapura dalam pertemuan puncak bersejarah antara Amerika Serikat dan Korea Utara pada 2018.
Melalui unggahan di Instagram, Balakrishnan mengatakan dirinya senang kembali mengunjungi Pyongyang setelah terakhir berada di ibu kota Korea Utara tersebut pada 2018.
Ia menyebut hubungan Singapura dan Korea Utara dibangun atas dasar saling menghormati dan keterlibatan yang terjaga selama beberapa dekade.
Balakrishnan juga menegaskan Korea Utara tetap menjadi anggota penting Forum Regional ASEAN, terutama ketika dialog dan diplomasi dinilai semakin dibutuhkan.
Sementara itu, kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, melaporkan kedua menteri membahas upaya memperkuat hubungan bilateral serta bertukar pandangan mengenai isu regional dan global.
Usai menyelesaikan kunjungannya ke Korea Utara, Balakrishnan melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan pada Rabu.