Harga emas pada Selasa (29/10/2013) ini diperdagangkan mendekati level tertinggi lebih dari lima pekan seiring pelemahan data ekonomi AS.
Hal ini diprediksi akan mendorong Federal Reserve mempertahankan langkah-langkah stimulus untuk mendukung perekonomian negaranya.
Harga emas di pasar Spot sempat naik 0,1% menjadi US$ 1.352,95 per ounce. Pada sesi sebelumnya, harga logam mulia ini sempat mencapai level tertinggi sejak 20 September sebesar US$ 1.361,60 per ounce, melansir laman Reuters.
Data output manufaktur AS hampir tidak naik pada bulan September. Demikian pula kontrak pembelian rumah yang sebelumnya mencatat angka terbesar setelah sempat merosot hampir tiga setengah tahun. Data ekonomi terbaru di kuartal III menjadi tanda-tanda momentum surutnya krisis negara ini.
The Fed memulai pertemuan untuk membahas kebijakannya selama dua hari pada Selasa dan secara luas diharapkan dapat terus melanjutkan pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 miliar. (Nur)
Hal ini diprediksi akan mendorong Federal Reserve mempertahankan langkah-langkah stimulus untuk mendukung perekonomian negaranya.
Harga emas di pasar Spot sempat naik 0,1% menjadi US$ 1.352,95 per ounce. Pada sesi sebelumnya, harga logam mulia ini sempat mencapai level tertinggi sejak 20 September sebesar US$ 1.361,60 per ounce, melansir laman Reuters.
Data output manufaktur AS hampir tidak naik pada bulan September. Demikian pula kontrak pembelian rumah yang sebelumnya mencatat angka terbesar setelah sempat merosot hampir tiga setengah tahun. Data ekonomi terbaru di kuartal III menjadi tanda-tanda momentum surutnya krisis negara ini.
The Fed memulai pertemuan untuk membahas kebijakannya selama dua hari pada Selasa dan secara luas diharapkan dapat terus melanjutkan pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 miliar. (Nur)