Sempat Memerah di Pembukaan, IHSG Berbalik Arah ke Zona Hijau pada Selasa Pagi

IHSG dibuka melemah ke level 6.201 pada awal perdagangan Selasa (26/5/2026). Namun tak lama berselang, indeks saham langsung rebound.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 26 Mei 2026, 09:08 WIB
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan saham Selasa, (26/5/2026) tetapi kemudian mampu berbalik arah. Sebagian besar sektor saham mengalami tekanan. 

Mengutip data RTI, IHSG dibuka turun menjadi 6.201,80 dari penutupan sebelumnya 6.206,34. namun pada pukul 09.05 WIB, IHSG berbalik arah dengan naik 0,20 persen ke level 6.222,08.

Indeks saham LQ45 juga melemah 0,27 persen menjadi 628,19. Sebagian besar indeks saham acuan terbakar.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.208,53 dan level terendah 6.185,04. Sebanyaj 315 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu, 156 saham melemah dan 198 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 90.430 kali dengan volume perdagangan saham 1,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 744 miliar.

Sektor saham pun bervariasi. Sektor saham infrastruktur membukukan kenaikan tertinggi sebesar 1,44 persen dan disusul sektor transportasi yang naik 1,35 persen.

Namun, sektor keuangan tertekan 0,63 persen dan sektor noncyclical melemah 0,47 persen.

IHSG Diprediksi Masih Tertekan

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (26/5/2026). IHSG hari ini akan menguji 5.899 sebagai level support. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan kenaikan sebesar 0,72% ke 6.206 dan masih didominasi oleh volume pembelian pada perdagangan saham Senin, 25 Mei 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.

“Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji 5.899, sekaligus area support-nya,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.996,5.899 dan level resistance 6.318,6.459 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance di 5.880-6.220.

Rekomendasi Saham

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indika Energy Tbk (INDY)

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Buy on Weakness

Saham ADRO terkoreksi 2,13% ke 2.300 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini kami memperkirakan, posisi ADRO saat ini berada pada bagian awal dari wave [v] dari wave C,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 2.230-2.290

Target Price: 2.390, 2.550

Stoploss: below 2.200

 

2.PT Elnusa Tbk (ELSA) - Trading Buy

Saham ELSA bergerak terkoreksi 1,52% ke 650 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi ELSA saat ini membentuk bagian dari wave (4) dari wave [C],” ujar dia.

Trading Buy: 635-650

Target Price: 680, 700

Stoploss: below 625

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya