Kembar Siam Asal Medan Terpaksa Pulang

Bayi kembar siam asal Simalungun, Medan, terpaksa meninggalkan rumah sakit karena kekurangan biaya. Kedua orang tua bayi dempet berkaki tiga itu harus meminjam uang pada tetangga untuk biaya persalinan.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Februari 2004, 07:10 WIB
Liputan6.com, Medan: Neng Harmaini, penduduk Kampung Baru Serbelawan, Simalungun, Medan, Sumatra Utara, melahirkan seorang bayi kembar siam berkaki tiga, Rabu (11/2). Bayi perempuan yang diberi nama Anggi dan Anjeli ini dempet di bagian perut dengan posisi saling berhadapan. Karena keterbatasan biaya, mereka harus keluar dari Rumah Sakit Vita Insani, Pematang Siantar.

Anggi dan Anjeli lahir sekitar pukul 08.00 WIB melalui operasi Caesar di RS Vita Insani. Anak kedua pasangan Subari dan Neng Harmaini lahir dengan berat 4,8 kilogram dan panjang 45 sentimeter. Kembar siam ini memiliki tiga kaki serta pusar dan hanya satu lubang anus. Anggi dan Anjeli juga mempunyai masing-masing organ jantung hati dan paru-paru yang saling berdiri sendiri. Sedang alat kelamin mereka bersatu yakni perempuan. Uniknya, menurut dokter Paulus Manik yang menangani kasus ini, bayi kembar siam ini memiliki fungsi syaraf yang sama. Kalau salah satu diberi susu, maka bayi satu lagi harus disusui juga.

Dengan alasan biaya, Subari, yang sehari-hari bertani dan berdagang getuk lindri, harus membawa pulang istri dan anaknya. Untuk membayar biaya persalinan sebesar Rp 4,2 juta, pria berusia 40 tahun itu harus meminjam kepada tetangga. Penanganan ini amat berbeda dengan kasus kembar siam asal Wonogiri, Jawa Tengah, yang akhirnya telah berhasil dipisahkan oleh tim dokter RS Umum Pusat Dr Sardjito, Yogyakarta [baca: Kembar Siam asal Wonogiri Sudah Dipisahkan].(TOZ/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya