Ayah Tewas Antre Daging di Istiqlal, Anak Tak Tahu

Sebelum meninggal saat mengantre daging kurban di Istiqlal, Sukiyo pergi tanpa pamit dengan anggota keluarga di rumah.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 16 Okt 2013, 10:18 WIB
Pembagian daging kurban di Masjid Istiqlal menimbulkan 1 korban jiwa bernama Sukiyo. Dia meninggal saat mengantre untuk mendapatkan daging hewan kurban.

Anak Sukiyo, Sigit (27) mengatakan, sebelum meninggal ayahnya pergi tanpa pamit dengan anggota keluarga di rumah. Pada saat subuh, Sukiyo sudah tak terlihat di rumah.

"Bapak enggak ngomong, enggak izin, shalat subuh sudah enggak ada. Saya juga kurang tahu keluarnya kapan karena saya lagi masuk malam," katanya di RSCM, Rabu (16/10/2013).

Sigit menceritakan, sebelumnya keluarga sudah mencoba mengingatkan untuk tidak ikut mengantre. Mengingat usianya yang sudah tua.

"Tadi istri saya bilang, dia sudah ingatkan. Pak nggak usah ikut, udah umur, tapi kayaknya cuma didengerin doang," lanjutnya.

Pagi harinya, Sigit mengaku, mendapat informasi dari keluarga jika ayahnya sudah ada di RSCM dalam keadaan meninggal dunia. "Di RSCM, katanya meninggal. Dia pernah ke Puskesmas. Pas diperiksa ternyata dia darah rendah," tandasnya.

Kini jenazah Sukiyo masih berada di RSCM. Keluarga pun, imbuh Sigit, masih sibuk mengurus jenazah. (Rmn/Yus)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya