Chef Edwin Lau : Diet Itu seperti Tukang Jahit

Salah satu jenis diet belum tentu cocok semua orang. Setiap individu itu berbeda

oleh Fitri Syarifah diperbarui 11 Okt 2013, 17:00 WIB
Salah satu jenis diet belum tentu cocok semua orang. Setiap individu itu berbeda, daripada mencoba-coba yang sedang kontroversial saat ini dan memaksakan diri untuk kurus, lebih baik diet Tailor Made.

Begitu disampaikan Chef Edwin lau yang dikenal sebagai healthy chef saat acara Buavita di Fx, Sudirman, Jakarta dan ditulis Jumat (11/10/2013).

Menurutnya, diet itu seperti Tailor Made (buatan tukang jahit) yang harus disesuaikan polanya, personalized-nya, waktu kecilnya memiliki riwayat histori penyakit atau tidak, dan lainnya. Karena itu semua memengaruhi sukses atau tidaknya diet seseorang.

"Jika ada yang mengklaim dietnya pasti berhasil untuk semua orang, itu kebohongan publik. Semua individu itu berbeda, tes saja jika tidak cocok tinggalkan, tapi jika cocok pertahankan," katanya.

Maka itu, Chef edwin Lau menegaskan bahwa diet yang terbaik adalah seperti tailor made, diukur dulu dan harus tahu masalahnya seperti apa. Misalnya, jika Anda pulang kantor pukul 11.00 malam. Pulang dari kantor sudah tidak sempat masak. Yang bisa dimakan atau dipesan hanya junk food. Dengan kita mengenal pola diet, kita akan berlatih untuk bijak memilih makanan.

"Pilih makanan, buah yang tepat untuk pagi, siang dan malam hari. Dan yang penting, sebelum diet pelajari dulu sistemnya," jelasnya.

Edwin sendiri menyarankan untuk melakukan trisula kesehatan, yaitu olahraga, tidur, dan diet harus seimbang. "Kalau tidur tidak teratur, maka rubuhlah diet dan olahraga," jelas Edwin.

(Fit/Abd)





POPULER

Berita Terkini Selengkapnya