Kemajuan teknologi bisa disikapi dengan beragam cara oleh sang penggunanya. Bukan sekedar bisa digunakan oleh diri sendiri, tetapi juga untuk lingkungan hingga orang-orang terkasih.
Seperti Delsa Darline, seorang ibu dari anak yang terdeteksi menderita autisme sejak berusia 14 bulan. Delsa menjadi salah satu dari Google Glass Explorer yang bisa menggunakan dan memaksimalkan kacamata pintar besutan Google untuk menunjang kebutuhan.
Seperti dikutip dari laman Gainesville, Selasa (8/10/2013), ibu muda yang berprofesi sebagai Creative Communications Consultant ini merupakan salah satu dari pengembang yang dipilih Google dalam sebuah kontes yang diadakan melalui Twitter dan Google Plus. Sama halnya dengan dokter, penulis, perancang busana, hingga skydiver yang menggunakan Glass untuk menunjang aktivitasnya Delsa pun melakukan hal serupa.
Bedanya ia memaksimalkan Google Glass untuk menunjang kesehariannya dalam mengurus sang anak, Rory. Ia mulai mengabadikan sejumlah foto dan video keseharian Rory untuk kemudian didiskusikan dengan dokter.
Dengan begitu ia berharap dokter bisa mendiagnosa dan memberikan langkah terbaik dalam merawat sang anak. Hal ini berawal dari tangisan sang anak, sementara Delsa merasa tidak memahami apa yang diinginkan Rory.
Delsa pun berinisiatif merekam tangisan Rory dengan menggunakan Google Glass. Dengan begitu ia dapat merasa bisa lebih memahami perbedaan dari setiap tangisan sang anak. Ia pun melihat ada banyak variasi autisme dan ada perbedaan antara anak autis yang memiliki krisis dengan cara mengamuk atau tipe lain sehingga memerlukan pendekatan yang berbeda.
Teknologi Mengubah Cara Pandang Masyarakat
Selain bisa membantu dokter dalam mendetesi anak penyandang autis, dalam skala yang lebih luas Delsa berharap Google Glass dapat mengubah cara masyarakat menggunakan teknologi. Ia juga berharap apa yang dilakukannya dengan Google Glass dan Rory bisa membantu orang tua lain dan tidak menganggap autisme sebagai disabilitas, tetapi melihatnya sebagai sebuah 'tantangan'.
Menggunakan Google Glass, Delsa aktif berbagi dengan para orang tua dengan anak penderita Autisme. Ia pun banyak berdiskusi dengan orang tua dan secara aktif mendorong penggunaan video untuk mendeteksi tipe autisme yang diderita seorang anak. (vin/dew)
Advertisement