Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan sejumlah candaan saat berbicara dalam acara Jogja Financial Festival. Dalam kesempatan tersebut, ia menyinggung soal program Financial Festival hingga pengalaman menjalani tugas sebagai Menteri Keuangan.
Saat ditanya mengenai awal mula inisiasi Financial Festival, Purbaya berkelakar bahwa program tersebut sebenarnya bukan semata untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Advertisement
Menurutnya, program itu awalnya merupakan bagian dari "kampanye" agar dirinya dapat kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Dulu kita inisiasi sebetulnya bukan untuk mengedukasi masyarakat Pak, untuk kampanye saya, supaya saya kembali lagi jadi Ketua LPS," kata Purbaya saat menjawab pertanyaan Chairul Tanjung dalam Jogja Financial Festival, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Candaan tersebut kemudian dilanjutkan. Purbaya mengaku "kampanye" yang dilakukannya justru terlalu berhasil. Bukan kembali menjabat Ketua LPS, ia malah dipercaya mengemban posisi Menteri Keuangan.
"Cuma kelihatannya terlalu berhasil kampanye-nya, bukan jadi Ketua LPS lagi, saya jadi Menteri Keuangan malah," ujarnya sambil tertawa.
Beban Kerja
Purbaya juga sempat membandingkan beban kerja saat menjabat Ketua LPS dengan posisinya saat ini sebagai Menteri Keuangan.
"Kalau enaknya sih, enak jadi Ketua LPS Pak. Gaji gede, kerja agak santai Pak kita ya. Kalau jadi Menteri Keuangan, gaji turun sedikit, kerja lebih berat Pak," kata dia.
Ia bahkan mengaku beban pekerjaan yang dijalani turut berdampak pada kondisi fisiknya. Purbaya menyebut berat badannya turun cukup signifikan selama delapan bulan menjabat.
"Dalam 8 bulan jadi Menteri Keuangan, berat badan saya udah turun 10 kilo. Jadi kayaknya berat di sini," ucapnya.
Purbaya kembali menutup pernyataannya dengan nada bercanda.
"Iya kan banyak kerjaan Pak. Di samping itu nyesel kenapa saya jadi Menteri Keuangan, jadi banyak kerjaan, harusnya kita santai di LPS," sambung Purbaya sambil berseloroh.