Liputan6.com, Havana: Pemimpin gereja ortodoks, Bartolomeus pertama tiba di Havana, Kuba, Kamis (22/1), atas undangan Presiden Fidel Castro untuk memberkati Katedral Bizantium yang dibangun pemerintahan komunis. Dengan iringan lagu kebangsaan Yunani dan kalungan bunga, Bartolomeus ditemui langsung oleh Castro. Acara ini sekaligus menepis isu bahwa kesehatan Castro sedang memburuk. Kedatangan Bartolomeus adalah kunjungan pertama pimpinan gereja ortodoks ke Amerika Latin.
Dengan memakai jubah hitam dan topi kebesaran serta tongkatnya, pemimpin gereja Kristen Ortodoks itu juga mendapat sambutan dari rakyat Kuba. Ahad lusa, Bartolomeus dijadwalkan memberkati Katedral Santo Nikolas, yang dibangun pemerintahan Castro sebagai hadiah bagi umat Kristen Ortodoks di Kuba. Gereja itu adalah katedral pertama yang dibangun di Kepulauan Karibia sejak Castro mengambil alih kekuasaan di Kuba, 45 tahun silam. Seperti halnya di Amerika Latin umumnya, di Kuba populasi penganut Kristen Ortodoks juga tidak begitu banyak dibanding penganut Katolik.(DEN/Yoh)
Dengan memakai jubah hitam dan topi kebesaran serta tongkatnya, pemimpin gereja Kristen Ortodoks itu juga mendapat sambutan dari rakyat Kuba. Ahad lusa, Bartolomeus dijadwalkan memberkati Katedral Santo Nikolas, yang dibangun pemerintahan Castro sebagai hadiah bagi umat Kristen Ortodoks di Kuba. Gereja itu adalah katedral pertama yang dibangun di Kepulauan Karibia sejak Castro mengambil alih kekuasaan di Kuba, 45 tahun silam. Seperti halnya di Amerika Latin umumnya, di Kuba populasi penganut Kristen Ortodoks juga tidak begitu banyak dibanding penganut Katolik.(DEN/Yoh)