Astrid Tiar: Kalau Diet Gagal, Harus Tetap Semangat

Rasa marah, sedih dan menyerah pernah dialami Astrid Tiar Josephine Panjaitan saat program penurunan berat badannya tidak memenuhi target.

oleh Kusmiyati diperbarui 30 Sep 2013, 15:18 WIB
Rasa marah, sedih, kesal dan menyerah pernah dialami Astrid Tiar Josephine Panjaitan saat program penurunan berat badannya tidak memenuhi target.

Makan dengan porsi besar dan tidak terkontrol merupakan cara mengungkapkan diri model dan presenter ini. "Waktu itu kan targetnya 3 bulan turun berat badan, tapi kok tidak turun ya sudah jadi saya pergi ke Beutika terus makan banyak. Itu karena saya sedih, kesal, marah" ungkap wanita yang dinikahi Gerhard Reinanldi Situmoran pada 21 Juli 2012.

Astrid mengatakan hal tersebut sepertinya wajar, namun dirinya sadar pengungkapannya itu adalah salah.

"Waktu itu salah karena saking hopelessnya jadi gitu, tapi abis curhat sama teman semangat muncul lagi dan sekarang sudah turun 50 kg," tuturnya saat diwawancarai Liputan6.com, ditulis Senin (30/9/2013).

Menurutnya dengan melepaskan perasaan kepada orang yang terpercaya dapat dijadikan motivasi untuk melakukan hal lebih baik lagi.

"Jadi kalo program penurunan berat badannya gagal atau tidak sesuai target, tetap berusaha semangat. Dukungan orang sekitar juga penting," papar wanita penyuka sayur bayam ini.

Astrid juga menambahkan sebenarnya target memang penting, namun tidak juga selalu jadi utama. "Target penting tapi kalau itu jadi utamanya bisa stres, biarkan mengalir kalau targetnya misalnya dari angka 1 sampai 10 setidaknya ada perubahan 1 atau 2 tingkat itu tidak apa-apa, jangan drastis," kata ibu dari Dealusifa Anabelle Estresa ini.

Sikap menerima dan memaafkan diri sendiri juga menurut Astrid penting, "Pas ngerasa salah atau target tidak terpenuhi harus bisa menerimanya, coba memaafkan diri sendiri yang penting sehat jasmani dan rohani serta enjoy dan semangat menjalaninya," terang Astrid.

(Mia/Abd)







 







Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya