Pria Mabuk Lecehkan Penumpang KRL di Sekitar Stasiun Cikini, Langsung Dihakimi Massa

Korban diduga dilecehkan saat berjalan berpapasan dengan pelaku di selasar trotoar sisi selatan Stasiun Cikini.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 22 Mei 2026, 17:30 WIB
Pejalan kaki melintasi penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau dikenal sebagai persimpangan pelikan (pelican crossing) di sisi timur Stasiun Cikini, Jakarta, Senin (15/9/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria mabuk diduga melakukan pelecehan seksual terhadap calon pengguna Commuterline di kawasan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026) malam. Pelaku sempat dihakimi warga sebelum diamankan petugas.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB di area luar stasiun. Petugas pengamanan Stasiun Cikini bergerak setelah menerima laporan adanya keributan di selasar trotoar stasiun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan saat petugas tiba di lokasi, pelaku sudah dihakimi massa.

“Terjadi keributan yaitu pelaku yang dihakimi oleh masyarakat sekitar,” kata Karina dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Setelah dilakukan pengecekan, petugas mendapat informasi adanya dugaan kekerasan seksual terhadap calon penumpang Commuterline. 

Korban diduga dilecehkan saat berjalan berpapasan dengan pelaku di selasar trotoar sisi selatan Stasiun Cikini. 

“Telah terjadi tindak kekerasan seksual terhadap calon pengguna Commuterline oleh pelaku yang dalam keadaan mabuk, dengan menyenggol badan korban saat berjalan berpapasan di selasar trotoar sisi selatan stasiun,” ujarnya. 

Pelaku langsung diamankan petugas keamanan stasiun bersama Satpol PP ke Kantor Kecamatan Menteng. Setelah itu, pria tersebut diserahkan ke Polsek Menteng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Dia mengatakan, KAI Commuter mengimbau pengguna ikut peduli terhadap lingkungan sekitar guna mencegah kasus kekerasan seksual di area transportasi publik. 

"KAI Commuter mengajak kepada seluruh pengguna untuk bersama-sama dalam pencegahan tindak kekerasan seksual dan selalu peduli pada kondisi sekitarnya," tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya