Alasan WFH Setiap Jumat Diperpanjang

Pemerintah memutuskan penerapan work from home (WFH) diperpanjang 2 bulan ke depan.

oleh Septian DenyDiterbitkan 22 Mei 2026, 13:45 WIB
Kebijakan ini membuat suasana Balai Kota DKI Jakarta tampak lengang sejak pagi hari. Tampak dalam foto, suasana salah satu gedung di Balai Kota Jakarta saat hari pertama pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (10/4/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah kebijakan ekonomi lanjutan, salah satunya penerapan work from home (WFH) untuk dua bulan ke depan.

Sebelumnya, pemerintah telah menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, kebijakan ini dilakukan sebagai upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global pasca berakhirnya perang yang sempat mempengaruhi kondisi ekonomi dunia.

"Akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan," ujar Airlangga dikutip dari Antara, Jumat (22/5/2026).

Airlangga menjelaskan penerapan WFH untuk dua bulan ke depan merupakan bagian dari penyesuaian kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai insentif ekonomi guna mendorong aktivitas ekonomi nasional, khususnya pada kuartal II 2026.

Menurutnya, insentif tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas dunia usaha.

"Selain itu juga ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak," katanya.

Namun demikian, Airlangga belum merinci bentuk insentif yang akan diberikan pemerintah maupun sektor-sektor yang akan menjadi prioritas dalam kebijakan tersebut.

WFH Setiap Jumat Diperpanjang, Airlangga Klaim Hemat Anggaran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan pelaksanaan work from home (WFH) satu hari sepekan yaitu setiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilanjutkan. Hitungah mengenai pengehematan anggaran pun telah dikantonginya.

Diketahui WFH ASN sudah berlaku sejak April 2026. Kebijakan ini diputuskan untuk berlanjut selama dua bulan kedepan. Pemerintah juga tetap sambil memantau perkembangan kondisi geopolitik di Timur Tengah.

"Besok masih WFH ya, kita perpanjang lagi dua bulan. Ya kan kita monitor perangnya ini kan kita lihat lagi, 2 bulan lagi, gimana situasinya," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

 

Tekan Konsumsi BBM

Ilustrasi pengisian BBM kendaraan. (ist)

Dia mengakui kalau kebijkan yang diambil pemerintah ini cukup efektif menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Hitung-hitungannya sudah dikantonginya. Meski Airlangga belum mau memberikan bocorannya.

"Ya tentu konsumsi-nya turun. (Hitungan pengehematan anggaran) ada, nanti di kantong," ujarnya.

Informasi, Jumat (22/5/2026) merupakan kali kedua WFH satu hari bagi ASN di sepanjang Mei 2026. Jumat di pekan pertama bertepatan dengan hari libur peringatan Hari Buruh Internasional, sedangkan di pekan ketiga ada cuti bersama hari keagamaan.

 

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya