Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung di ambang gelar BRI Super League 2025/2026. Pasukan Bojan Hodak bisa merebut gelar untuk kali ketiga secara beruntun dengan hanya merebut satu poin pada laga terakhir melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026).
Pangeran Biru dalam posisi kuat usai hasil putaran sebelumnya. Mereka membekuk tuan rumah PSM Makassar 2-1. Sementara pesaing terdekat Borneo FC ironisnya ditahan Persijap. Hasil tersebut membuat Persib unggul dua poin atas Pesut Etam, plus catatan rekor head-to-head.
Advertisement
Artinya ada dua syarat bagi Persib untuk gagal menduduki takhta. Pertama mereka harus kalah dari Persijap, kedua Borneo FC mesti memenangkan pertandingan pamungkas versus Malut United.
Skenario pertama sulit terwujud jika melihat kinerja Beckham Putra dan kawan-kawan musim ini di rumah sendiri.
Minus di Rapor Persib Bandung
Persib Bandung tidak terkalahkan dan memenangkan 15 dari 16 partai kandang. Mereka cuma sekali terpeleset, kala ditahan Arema FC tanpa gol pada putaran ke-29.
Catatan tersebut menempatkan Persib sebagai tim dengan rapor terbaik di kandang lewat perolehan 64 poin, unggul tiga nilai atas Borneo FC.
Persib cuma kebobolan tiga kali di rumah sendiri, jauh mengungguli Borneo FC (9). Selisih gol mereka juga jadi salah satu yang terbaik lewat +26, hanya kalah dari Borneo FC (+29).
Kalaupun ada kekurangan, Persib cuma mencetak 29 gol di kandang. Mereka kalah dari Malut United (41), Borneo FC (38), hingga Persija Jakarta (34).
Persijap Jepara Lemah di Tandang
Di sisi lain, Persijap merupakan salah satu tim dengan rekor tandang terburuk musim ini. Dengan raihan 13 angka, mereka cuma unggul dari Persis Solo (11), Persik Kediri (10), Semen Padang (8), dan PSBS Biak.
Laskar Kalinyamat cuma memetik tiga kemenangan dalam 16 laga, mencetak 14 gol serta kebobolan 26 kali.