Terekam CCTV, Ini Detik-Detik Jemaah Haji Indonesia Hilang Sebelum Salat Jumat

Petugas PPIH Arab Saudi mengerahkan tim khusus untuk mencari seorang jemaah haji Indonesia yang dilaporkan hilang misterius di Kota Makkah.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 20 Mei 2026, 19:31 WIB
Suasana ibadah tawaf jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia di Masjidil Haram, Makkah. (FOTO: MCH PPIH ARAB SAUDI)

Liputan6.com, Jakarta - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melaporkan satu jemaah haji asal Indonesia atas nama Muhammad Firdaus Ahlan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif di Kota Makkah, Arab Saudi. Jemaah yang bersangkutan diketahui tergabung dalam kloter JKG 27 Rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol.

Ketua Bidang Media Center Haji PPIH Arab Saudi, Ichsan Marsha, menyampaikan keprihatinan mendalam kepada pihak keluarga dan memastikan operasi pencarian langsung digulirkan sejak laporan pertama diterima. Petugas gabungan kini tengah menyisir sejumlah titik krusial di Makkah, mulai dari area perhotelan, kawasan Masjidil Haram, hingga fasilitas kesehatan.

“Kami memastikan proses pencarian dilakukan secara serius, menyeluruh, dan terus berlanjut hingga saat ini,” kata Ichsan saat menggelar jumpa pers di Makkah, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan kronologi kejadian, jemaah tersebut terakhir kali terlihat pada Jumat pagi, 15 Mei 2026. Laporan kehilangan secara resmi kemudian masuk melalui Kanal Kawal Haji keesokan harinya, Sabtu, 16 Mei 2026. Data awal menyebutkan, jemaah meninggalkan pemondokan tanpa membawa kartu identitas apa pun.

Ichsan mengungkapkan, berdasarkan rekaman CCTV hotel, jemaah tersebut terlihat melangkah keluar sekitar pukul 09.04 waktu Arab Saudi. Saat pergi, ia mengenakan baju koko putih dan sarung hitam, serta hanya memakai gelang haji yang melingkar di tangannya.

Situasi di lobi hotel pada saat kejadian dilaporkan relatif sepi karena sebagian besar jemaah pria lainnya sudah berada di dalam kamar atau bersiap menuju masjid untuk melaksanakan ibadah salat Jumat. Sejak momen di CCTV tersebut, keberadaan Firdaus belum diketahui.

Merespons hal ini, PPIH bergerak cepat dengan membentuk beberapa tim pencarian yang disebar ke berbagai titik strategis, termasuk menyisir jalur-jalur jalan utama. Demi mempercepat penemuan, tim tambahan dari unsur Perlindungan Jemaah (Linjam) Madinah bahkan ikut diterjunkan guna memperluas radius pencarian.

 

Cek Sejumlah Rumah Sakit

Salah seorang jemaah Haji Indonesia, Muhammad Firdaus Ahlan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif di Kota Makkah, Arab Saudi. (Istimewa)

Selain melacak jalur fisik, petugas medis juga dikerahkan untuk melakukan pengecekan data pasien ke seluruh rumah sakit di Makkah dan wilayah sekitarnya. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kemungkinan jemaah tengah menjalani perawatan darurat di fasilitas kesehatan.

Tak hanya mengandalkan tim internal, PPIH juga telah menjalin koordinasi erat dengan Kepolisian Arab Saudi dan menerbitkan laporan resmi kehilangan untuk mempermudah pelacakan di lapangan.

Di sisi lain, petugas terus memberikan pendampingan psikologis bagi istri jemaah yang saat ini juga sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ichsan mengimbau jemaah Indonesia lainnya yang berada di Makkah untuk segera melapor jika berpapasan atau memiliki informasi terkait ciri-ciri Firdaus.

“Kami mengimbau agar jamaah tidak bepergian sendirian dan segera melapor jika melihat informasi terkait,” ujarnya memberi peringatan.

Terakhir, PPIH mewanti-wanti masyarakat luas, terutama di tanah air, agar tidak menelan mentah-mentah kabar yang beredar di media sosial. Hal ini penting demi memutus rantai hoaks dan spekulasi liar yang justru bisa memperkeruh situasi pencarian.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” pungkasnya sembari menegaskan bahwa PPIH akan terus memperbarui perkembangan pencarian ini kepada pihak keluarga secara berkala.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya