Bocoran Terbaru Pabrik BYD di Subang

BYD Motor Indonesia kembali memberikan informasi terkini terkait perkembangan pabriknya di Subang, Jawa Barat

oleh Arief AszhariDiterbitkan 20 Mei 2026, 17:06 WIB
BYD Mulai Produksi Massal Mobil Listriknya di Pabrik Uzbekistan (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - BYD Motor Indonesia kembali memberikan informasi terkini terkait perkembangan pabriknya di Subang, Jawa Barat. Jenama asal China ini juga memastikan, proses fasilitas perakitan lokalnya ini berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan perusahaan.

Head of PR & Government Relations BYD Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, proses pabrik BYD saat ini telah masuk ke tahap finalisasi. Dengan begitu, proses produksi massal akan bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Di tahap ini, kami ingin memastikan bahwa produk yang kami produksi di fasilitas ini, sesuai dengan standar BYD, dan memenuhi kriteria, baik dari sisi policy mapun produksi," jelas Luther, saat ditemui di bilangan PIK, Tangera, belum lama ini.

Lanjut Luther, jika fasilitas produksi BYD ini sudah siap untuk melakukan produksi massal.

"Sesegera mungkin (proses produksi), bila fasilitas ini telah ready, kami akan sampaikan pertama kali kepada media," tegas Luther.

Sementara itu, memasuki kuartal pertama 2026, BYD juga telah memulai serangkaian pengujian komprehensif terhadap fasilitas produksi.

Pengujian tersebut meliputi jalur produksi, jig, hingga berbagai peralatan manufaktur lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem produksi berjalan optimal sebelum digunakan dalam proses perakitan kendaraan listrik.

Penuhi Kebutuhan Pasar Domestik dan Ekspor

Sekadar informasi, pabrik BYD di Subang dipilih karena lokasinya yang strategis, berdekatan dengan Pelabuhan Patimban dan berada dalam koridor industri otomotif yang terhubung dengan Karawang serta Cikarang.

Dengan luas mencapai 100 hektar, fasilitas ini akan difungsikan sebagai pusat produksi kendaraan listrik (EV) untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus ekspor ke Asia Tenggara.

Menggambarkan keseriusannya di pasar Indonesia, BYD menggelontorkan investasi sekitar Rp 11,7 triliun untuk proyek pabrik ini.

Pada tahap awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 150.000 unit per tahun.

Dengan progres yang terus berjalan dan target operasi pada kuartal pertama tahun depan, pabrik ini menjadi salah satu langkah penting BYD dalam memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik Tanah Air.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya