Pengamat: Megawati Beri `Lampu Kuning` Jokowi

Peran Jokowi dalam pembukaan Rakernas PDIP yang membacakan Dedication of Life dinilai sebagai "Lampu Kuning" untuk maju sebagai capres 2014.

oleh Ismoko WidjayaDiterbitkan 06 September 2013, 21:48 WIB
Peran Jokowi dalam pembukaan Rakernas PDIP yang membacakan Dedication of Life dinilai sebagai "Lampu Kuning" dari Ketua Umum PDIP untuk maju sebagai capres 2014. Lantaran kesempatan itu hanya diberikan kepada sosok Jokowi yang dinilai sebagai figur yang penting dalam PDIP.

"Saya melihat sejak Jokowi menjadi Gubernur DKI, PDIP benar-benar memanfaatkan Fenomena Jokowi untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas Jokowi. Hari ini saya melihat Jokowi diberikan panggung yang sangat penting dalam Rakernas," kata pengamat politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto di Jakarta, Jumat (6/9/2013).

Menurut Heri, ini jelas mempunyai makna politik. PDIP memberikan kesempatan bagi Jokowi untuk maju dalam panggung politik nasional.

Selain itu, dalam pidato Mega yang menyebutkan Jokowi memiliki "getaran Bung Karno" ini merepresentasikan Mega tak hanya memuji Jokowi, tapi juga mengandung pesan bila Jokowi memiliki kepemimpinan yang mirip dengan Bung Karno lantaran kedekatannya dengan rakyat.

"Saya kira megawati sudah memberikan sinyal kuning kepada publik, bahwa PDIP memberikan kesempatan pada kader muda". Lampu kuning yang saya maksudkan adalah Megawati tetap berhati-hati untuk menunjukkan bahwa dirinya memperhatikan aspirasi publik tentang Jokowi," jelas dia.

"Belum lampu hijau, masih lampu kuning. Disinilah saya kira strategi politik yang dimainkan PDIP," imbuh Heri.

Selain itu, terlihat juga dari pidato Megawati yang menekankan bahwa regenerasi dan kaderisasi PDIP berjalan baik dan berhasil juga menjadi sinyal kuat mengarah ke pencalonan Jokowi RI 1. (Ali)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya