Liputan6.com, Jakarta: Sistem transportasi busway awalnya dioperasikan untuk mengatasi kemacetan di sepanjang jalur Blok M-Kota, Jakarta. Tapi hal itu sulit tercapai karena sistem ini mengambil satu jalur dari tiga jalur yang tersedia. Menurut Gubernur Jakarta Sutiyoso, sistem busway memang bukan untuk mengatasi kemacetan, melainkan untuk melayani mutu pelayanan angkutan umum.
Kepala Subtim Sosialisasi Busway Rini Ekotomo di Jakarta, Sabtu (13/12), mengatakan, sistem ini diharapkan bisa menarik minat pemakai mobil pribadi menggunakan angkutan publik baru tersebut. Karena itulah, busway dibuat dengan segala fasilitas untuk memberikan kenyamanan maksimal dan berbiaya murah. "Paling tidak kenyamanannya seperti kendaraan pribadi," ujar Rini. Dia menambahkan, pada tahap awal diharapkan empat persen pemakai mobil pribadi di Ibu Kota beralih menggunakan busway.
Untuk mengurangi kepadatan kendaraan akibat sistem busway, pemerintah akan memindahkan tujuh trayek bus yang sejajar dengan jalur busway. Untuk ketujuh trayek itu pemerintah menyiapkan jalur alternatif untuk menghindari jalur busway. Pemerintah juga menawarkan kepada pengusaha angkutan yang jalurnya dipindahkan mengubah fungsi menjadi armada yang melayani jalur pengumpan (feeder) ke jalur busway.
Sementara trayek lain yang paralel dengan jalur busway masih bisa beroperasi di jalur lambat. "Secara bertahap trayek-trayek itu juga harus berpindah," jelas Rini. Pemerintah juga berusaha memperkecil dampak busway dengan memperketat sistem three in one, menertibkan lahan parkir, dan kaki lima.
Siang tadi, Dinas Perhubungan Jakarta mensosialisasikan busway dengan memperlihatkan contoh bus yang akan dioperasikan Transjakarta di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Pemerintah DKI menyediakan 56 bus berpendingin udara yang bakal dioperasikan setiap pukul 05.00 WIB hingga jam 22.00 WIB. Bus ini dapat menampung 85 orang dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 30 buah. Bagian tengah bus dibuat kosong untuk menampung penumpang berdiri.
Bus juga dilengkapi panel otomatis dan manual untuk membuka dua pintu di depan dan tengah. Tiket busway dapat dibeli di setiap halte dan supermarket tertentu. Sistem busway yang melayani trayek Blok M-Kota via Jalan Sudirman, Mohammad Husni Thamrin, dan Gajah Mada ini mulai dilaksanakan 15 Januari 2004 [baca: Busway Akan Dioperasikan Januari 2004].(ZAQ/Muhammad Guntur dan Rossiana Silalahi)
Kepala Subtim Sosialisasi Busway Rini Ekotomo di Jakarta, Sabtu (13/12), mengatakan, sistem ini diharapkan bisa menarik minat pemakai mobil pribadi menggunakan angkutan publik baru tersebut. Karena itulah, busway dibuat dengan segala fasilitas untuk memberikan kenyamanan maksimal dan berbiaya murah. "Paling tidak kenyamanannya seperti kendaraan pribadi," ujar Rini. Dia menambahkan, pada tahap awal diharapkan empat persen pemakai mobil pribadi di Ibu Kota beralih menggunakan busway.
Untuk mengurangi kepadatan kendaraan akibat sistem busway, pemerintah akan memindahkan tujuh trayek bus yang sejajar dengan jalur busway. Untuk ketujuh trayek itu pemerintah menyiapkan jalur alternatif untuk menghindari jalur busway. Pemerintah juga menawarkan kepada pengusaha angkutan yang jalurnya dipindahkan mengubah fungsi menjadi armada yang melayani jalur pengumpan (feeder) ke jalur busway.
Sementara trayek lain yang paralel dengan jalur busway masih bisa beroperasi di jalur lambat. "Secara bertahap trayek-trayek itu juga harus berpindah," jelas Rini. Pemerintah juga berusaha memperkecil dampak busway dengan memperketat sistem three in one, menertibkan lahan parkir, dan kaki lima.
Siang tadi, Dinas Perhubungan Jakarta mensosialisasikan busway dengan memperlihatkan contoh bus yang akan dioperasikan Transjakarta di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Pemerintah DKI menyediakan 56 bus berpendingin udara yang bakal dioperasikan setiap pukul 05.00 WIB hingga jam 22.00 WIB. Bus ini dapat menampung 85 orang dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 30 buah. Bagian tengah bus dibuat kosong untuk menampung penumpang berdiri.
Bus juga dilengkapi panel otomatis dan manual untuk membuka dua pintu di depan dan tengah. Tiket busway dapat dibeli di setiap halte dan supermarket tertentu. Sistem busway yang melayani trayek Blok M-Kota via Jalan Sudirman, Mohammad Husni Thamrin, dan Gajah Mada ini mulai dilaksanakan 15 Januari 2004 [baca: Busway Akan Dioperasikan Januari 2004].(ZAQ/Muhammad Guntur dan Rossiana Silalahi)