Liputan6.com, Jakarta - Cara buat tape ketan pelangi kini semakin populer karena tampilannya yang unik dan menggugah selera. Makanan tradisional dari Bojonegoro ini berbahan dasar ketan ini tidak hanya memiliki rasa manis khas hasil fermentasi, tetapi juga tampil lebih menarik dengan warna-warni cerah seperti pelangi.
Proses fermentasi beras ketan dengan ragi mengubah karbohidrat kompleks menjadi gula sederhana, menghasilkan tekstur lunak, aroma khas, serta rasa manis dan sedikit asam yang menggugah selera. Selain kelezatannya, tape ketan juga dikenal memiliki beragam manfaat kesehatan, berkat kandungan probiotik yang baik untuk pencernaan dan kekebalan tubuh.
Advertisement
Membuat tape ketan pelangi sendiri di rumah adalah pengalaman yang memuaskan. Dengan mengikuti panduan yang tepat, Anda dapat menghasilkan tape ketan yang manis, legit, dan anti gagal, siap untuk dinikmati atau dinikmati bersama keluarga.
Bahan-Bahan Utama Tape Ketan Pelangi
Untuk memulai petualangan kuliner Anda dalam membuat tape ketan pelangi yang lezat, pastikan semua bahan utama berikut ini telah tersedia:
- Beras Ketan Putih: 1 kg, pilih kualitas terbaik untuk hasil optimal.
- Ragi Tape: 2-3 butir, haluskan dan ayak hingga menjadi bubuk halus.
- Pewarna Makanan: Secukupnya, siapkan berbagai warna pelangi seperti merah, kuning, hijau, biru, dan ungu untuk tampilan menarik.
- Gula Pasir: Secukupnya (opsional), dapat ditambahkan saat fermentasi atau setelah tape matang sesuai selera.
- Air Bersih: Secukupnya untuk proses perendaman dan pengukusan.
- Daun Pisang: Secukupnya, berfungsi sebagai pembungkus tradisional yang memberikan aroma khas, atau bisa diganti dengan wadah kedap udara.
Langkah Membuat Tape Ketan Pelangi
Berikut adalah panduan detail mengenai cara buat tape ketan pelangi yang manis, legit, dan memiliki tampilan menawan, cocok untuk hidangan keluarga atau acara spesial:
-
Cuci dan Rendam Beras Ketan:
- Cuci beras ketan hingga air cuciannya bening dan bersih dari kotoran.
- Rendam beras ketan selama minimal 2 jam, atau direkomendasikan semalaman untuk tekstur yang lebih empuk.
- Tiriskan beras ketan secara menyeluruh setelah proses perendaman selesai.
-
Kukus Beras Ketan (Tahap Pertama):
- Panaskan alat kukusan hingga airnya mendidih dan mengeluarkan uap.
- Kukus beras ketan yang sudah ditiriskan hingga mencapai kondisi setengah matang, biasanya memerlukan waktu sekitar 20-30 menit.
- Angkat beras ketan dari kukusan setelah setengah matang.
-
Siram dan Kukus Kembali (Tahap Kedua):
- Pindahkan ketan setengah matang ke dalam baskom bersih.
- Tuangkan air mendidih (sekitar 400-600 ml untuk 1 kg ketan) sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga seluruh air terserap sempurna oleh ketan.
- Bagi ketan menjadi beberapa bagian yang sama rata, sesuai dengan jumlah warna pelangi yang ingin Anda gunakan.
- Tambahkan beberapa tetes pewarna makanan pada masing-masing bagian ketan, lalu aduk rata hingga warna tercampur merata.
- Kukus kembali ketan yang sudah diwarnai hingga matang sempurna dan tanak, sekitar 30 menit.
-
Dinginkan Ketan dengan Sempurna:
- Setelah matang, angkat ketan dan sebarkan di atas wadah bersih yang dialasi daun pisang atau nampan lebar.
- Pastikan ketan benar-benar dingin sebelum melanjutkan ke tahap penaburan ragi. Ini merupakan langkah krusial untuk mencegah kegagalan fermentasi atau tape menjadi asam.
-
Taburi Ragi Secara Merata:
- Setelah ketan dingin sepenuhnya, taburi ragi tape yang sudah dihaluskan dan diayak secara merata di seluruh permukaan ketan.
- Pastikan tangan Anda dalam kondisi bersih dan hindari menyentuh ketan secara langsung saat menaburkan ragi untuk mencegah kontaminasi.
-
Bungkus dan Fermentasi:
- Ambil setiap bagian ketan berwarna, lalu bungkus rapat menggunakan daun pisang atau masukkan ke dalam wadah kedap udara.
- Jika menggunakan daun pisang, Anda bisa menambahkan sedikit gula pasir (sekitar 1 sendok teh) pada setiap bungkus sebelum ditutup rapat untuk menambah rasa manis.
- Susun bungkusan atau wadah ketan di tempat yang aman, sejuk, dan tertutup rapat.
- Diamkan selama 2-3 hari pada suhu ruang untuk proses fermentasi.
- Hindari membuka wadah atau bungkusan selama proses fermentasi agar hasilnya maksimal dan tape tidak gagal.
-
Penyimpanan Setelah Fermentasi:
- Setelah 2-3 hari, tape ketan pelangi akan mengeluarkan aroma wangi khas tape dan teksturnya menjadi lunak.
- Jika sudah matang, segera simpan tape ketan dalam kulkas untuk menghentikan proses fermentasi lebih lanjut dan menjaga agar rasanya tidak terlalu asam.
Tips Penting untuk Fermentasi Tape Ketan Pelangi yang Sempurna
Kunci keberhasilan dalam cara buat tape ketan pelangi terletak pada detail proses fermentasi. Salah satu aspek terpenting adalah memastikan ketan benar-benar dingin sebelum ragi ditaburkan. Suhu yang terlalu panas dapat membunuh mikroorganisme dalam ragi, sehingga proses fermentasi tidak berjalan optimal atau bahkan gagal sama sekali, menghasilkan tape yang tidak manis atau berbau tidak sedap.
Selain itu, menjaga kebersihan alat dan tangan selama proses penaburan ragi sangat esensial untuk menghindari kontaminasi bakteri lain yang dapat merusak kualitas tape. Setelah dibungkus atau dimasukkan ke dalam wadah kedap udara, hindari membuka atau mengganggu tape selama masa fermentasi. Gangguan dapat menyebabkan udara masuk dan mengganggu kondisi anaerobik yang dibutuhkan ragi untuk bekerja secara efektif, yang pada akhirnya bisa membuat tape menjadi asam atau tidak matang sempurna.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu tape ketan pelangi?
Tape ketan pelangi adalah kudapan tradisional Indonesia berupa beras ketan yang difermentasi dengan ragi, memiliki rasa manis legit dan sedikit asam, serta diwarnai dengan berbagai warna cerah seperti pelangi.
2. Mengapa ketan harus benar-benar dingin sebelum diberi ragi?
Ketan harus benar-benar dingin sebelum diberi ragi untuk mencegah kegagalan fermentasi dan agar tape tidak menjadi asam.
3. Berapa lama waktu fermentasi yang dibutuhkan untuk tape ketan?
Proses fermentasi tape ketan umumnya membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 hari pada suhu ruang.
4. Apa fungsi daun pisang dalam pembuatan tape ketan?
Daun pisang digunakan sebagai pembungkus tape ketan untuk memberikan aroma khas dan membantu proses fermentasi, meskipun bisa diganti dengan wadah kedap udara.
5. Apa manfaat kesehatan dari mengonsumsi tape ketan?
Tape ketan mengandung probiotik yang baik untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh, serta antioksidan, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan jantung dan mengontrol gula darah.