Ahmad Bustomi Hingga Raja Isa Terlibat Dalam Camp Sepak Bola Format Baru

Camp sepak bola format baru ini melibatkan nama besar sepak bola Indonesia. Mulai dari Raja Isa, Ahmad Bustomi sampai Fabio Oliveira.

oleh ThomasDiterbitkan 18 Mei 2026, 13:15 WIB
Keseruan camp sepak bola yang melibatkan Raja Isa hingga Ahmad Bustomi

Liputan6.com, Jakarta - Dunia sepak bola Indonesia kembali mendapat warna baru lewat hadirnya program by.U SC Football Camp: Everyone Deserves a Second Chance. Melibatkan sosok ternama seperti Ahmad Bustomi, Raja Isa hingga Fabio Oliveira, program ini menjadi camp sepak bola dengan format baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Program garapan CuwitanDigital ini sukses mencuri perhatian publik hingga menjadi trending topic di media sosial X usai penayangan episode perdananya pada Minggu (17/5/2026).

Berbeda dari tayangan sepak bola pada umumnya, Second Chance hadir dengan konsep soccer camp profesional yang dikemas dalam format hiburan modern. Program ini menjadi yang pertama di Indonesia dengan pendekatan yang memadukan pelatihan intensif, kompetisi, hingga perjalanan emosional para peserta.

Sebanyak 50 pemain non-profesional dari 10 daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam program ini. Mereka berasal dari Bekasi, Jambi, Makassar, Jayapura, Kediri, Bandung, Ambon, Labuan Bajo, Sidoarjo, hingga Samarinda.

Selama mengikuti pelatihan sejak 22 Maret hingga 2 April 2026, para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan sederet nama besar sepak bola nasional dan internasional.


Perjuangan Pesepak Bola Indonesia

Beberapa sosok yang terlibat di antaranya legenda Timnas Indonesia dan Arema FC Ahmad Bustomi, pelatih kawakan Malaysia Raja Isa, serta Fabio Oliveira asal Brasil.

Tak hanya menampilkan pertandingan dan latihan, Second Chance juga memperlihatkan perjuangan para peserta dari proses seleksi hingga transformasi mereka selama mengikuti soccer camp. Pendekatan yang autentik dan emosional menjadi salah satu daya tarik utama program ini.

“Second Chance adalah bukti nyata bahwa bakat tidak mengenal asal daerah, latar belakang, atau perjalanan hidup yang berliku. Lapangan hijau menjadi tempat di mana mimpi yang sempat tertunda mendapat napas baru,” ujar Project Lead Cuwitan Digital, Dyota Pratyaksa kepada wartawan.


Jadi Wadah Mimpi Anak Muda

Kehadiran Second Chance disebut menjadi refleksi bagi banyak anak muda Indonesia yang sempat memendam mimpi menjadi pesepak bola profesional, namun terhambat oleh berbagai keadaan.

Melalui tayangan yang akan hadir dalam delapan episode tersebut, penonton diajak menyaksikan perjuangan, kerja keras, hingga determinasi para peserta dalam mengejar kesempatan kedua mereka di dunia sepak bola.

Program ini sekaligus membuka akses lebih luas bagi konten olahraga berkualitas yang dekat dengan generasi muda Indonesia.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya