Energizer Listriki 6 Desa dengan 1.200 Lampu Solar LED

PT Energizer Indonesia mendonasikan 1.200 lampu solar LED ke 6 desa di wilayah Jawa Barat untuk membantu daerah yang masih terbatas.

oleh Dian Ihsan Siregar diperbarui 23 Agu 2013, 11:48 WIB
PT Energizer Indonesia mendonasikan 1.200 lampu solar LED ke 6 desa di wilayah Jawa Barat untuk membantu daerah yang masih mengalami keterbatasan listrik. 

Pada tahap awal, 300 lampu diberikan ke Desa Suka Bakti Tambelang, Bekasi. Sementara 4 desa lainnya, yakni Desa Suka Wijaya, Desa Suka Maju, Desa Suka Rahayu, Desa Sukarapi dan Desa Lambang Jaya. Total yang akan diberikan sebanyak 1.200 lampu solar LED, yang bisa dinikmati penggunaannya untuk 4.800 warga.

Manufacturing Director PT Energizer Indonesia Vicky T Mahmud mengatakan, rencana ini merupakan kontribusi positif dan nyata berupa bantuan solusi penerangan alternatif yang aman dan sehat bagi masyarakat rural di beberapa kota Indonesia.

"Ketersediaan listrik menjadi hal yang vital dibutuhkan manusia dalam kesehariannya. Untuk itu, kami ingin membantu masyarakat rural khususnya dalam. Agar keburuhan penerangan rumah penduduk di malam hari bisa terpenuhi," kata Vicky, Jumat (23/8/2013).

Program Solar Light Power Distribution merupakan salah satu program CSR yang dijalani oleh perusahaan Batteris & Personal Care Products Worldwide Energizer Holding Inc, dalam membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan listrik di beberapa negara yang bekerjasama dengan lembaga nirlaba One Million Lights (OML).

Dalam membantu program 'Solar Light Power Distribution', PT Energizer Indonesia menggandeng OML dan lembaga nirlaba Indonesia Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dengan kontribusi nyata memberikan bantuan kepada masyarakat rural Indonesia yang diawali dari wilayah terdekat yaitu yang berada di lingkar luar Ibu kota Jakarta yang masih memiliki keterbatasan listrik.

Di Indonesia dinilai masih banyak daerah yang terisolir listrik yang masyarakatnya belum terhubung dan menikmati aliran listrik, khususnya daerah pinggiran dan terpecil. Mengapa tidak ada listrik di daerah terpencil, karena buruknya infrastruktur dan sangat sulit di akses.

Dalam membantu keterbatasan listrik masyarakat di daerah pinggiran, maka harus ada cara alternatif lain, seperti penerangan dalam bentuk lampu solar (lampu baterai) atau lampu petromax (lampu minyak).

Sementara itu, perwakilan OML Sierra Fan mengatakan, program ini sangat baik diberikan kepada masyarakat terpencil. Dengan memberikan lampu solar LED tentunya akan membantu masyarakat rural.

Dengan memberikan bantuan lampu yang aman dan sehat, secara tidak langsung mengurangi risiko yang mungkin akan dialami oleh masyarakat rural akibat pemakaian lampu minyak yang sekaligus melestarikan lingkungan dari bahaya emisi karbon.

Direktur WALHI Ubaidillah menambahkan, WALHI yang konsen kepada lingkungan hidup, tentunya mendukung komitmen PT Energizer Indonesia dalam memberikan 'Program Solar Light Power Distribution.

"Kami menghargai kepedulian PT Energizer Indonesia dalam membatu penerangan bagi masyarakat rural, yang sekaligus memberikan edukasi tentang penggunaan lampu aman dan sehat," tegas Ubaidillah. (Dis/Nur)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya