Sebuah bom meledak di restoran Kabo Grillo yang terletak di kota bagian utara Suriah Aleppo. Ledakan yang terjadi pada Kamis 22 Agustus 2013 waktu setempat, berasal dari seseorang yang sengaja menjadikannya 'bom hidup' dan meledakkan diri di keramaian.
Akibat ledakan tersebut, beberapa orang yang berada di dalamnya meninggal dunia. Belum diketahui total pasti jumlah korban yang meninggal.
"Seorang wartawan Suriah berada di antara mereka yang meninggal. Pelaku meledakkan dirinya di dalam sebuah restoran di kota utara Suriah Aleppo," mengutip dari siaran berita TV pemerintah yang dilansir Xinhua, Jumat (23/8/2013).
Jurnalis korban meninggal di dalam restoran Kabo Grillo di Al Bassel diketahui bernama Hasan Mhanna. Ia merupakan reporter televisi pemerintah Al Ekhbaria. Meski diketahui salah satu korban tewas adalah seorang jurnalis, namun identitas korban lainnya belum dipublikasikan.
Menurut kantor berita negara SANA, peristiwa itu juga bertepatan dengan kekerasan yang sedang berlangsung di ibukota Damaskus, di mana beberapa mortir menghantam daerah penduduk yang didominasi umat kristiani di distrik Al Qassa. Beruntung ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Sementara beberapa media lokal mengungkapkan, sebelumnya juga terjadi ledakan mortir di kota timur Deir al Zour. Ledakan itu mengakibatkan 8 anak terluka. (Tnt/Ism)
Akibat ledakan tersebut, beberapa orang yang berada di dalamnya meninggal dunia. Belum diketahui total pasti jumlah korban yang meninggal.
"Seorang wartawan Suriah berada di antara mereka yang meninggal. Pelaku meledakkan dirinya di dalam sebuah restoran di kota utara Suriah Aleppo," mengutip dari siaran berita TV pemerintah yang dilansir Xinhua, Jumat (23/8/2013).
Jurnalis korban meninggal di dalam restoran Kabo Grillo di Al Bassel diketahui bernama Hasan Mhanna. Ia merupakan reporter televisi pemerintah Al Ekhbaria. Meski diketahui salah satu korban tewas adalah seorang jurnalis, namun identitas korban lainnya belum dipublikasikan.
Menurut kantor berita negara SANA, peristiwa itu juga bertepatan dengan kekerasan yang sedang berlangsung di ibukota Damaskus, di mana beberapa mortir menghantam daerah penduduk yang didominasi umat kristiani di distrik Al Qassa. Beruntung ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Sementara beberapa media lokal mengungkapkan, sebelumnya juga terjadi ledakan mortir di kota timur Deir al Zour. Ledakan itu mengakibatkan 8 anak terluka. (Tnt/Ism)