Real Madrid Buka Peluang Jual Gelandang Ini, PSG Mulai Pantau Situasi

Real Madrid mulai membuka peluang melepas Eduardo Camavinga usai musim sulit, sementara PSG memantau situasinya.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 16 Mei 2026, 11:35 WIB
Pemain Getafe, Mario Martin (kiri), dan pemain Real Madrid, Eduardo Camavinga, berebut bola dalam pertandingan La Liga antara Getafe vs Real Madrid, 19 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mulai mempertimbangkan masa depan Eduardo Camavinga setelah sang gelandang menjalani musim yang sulit. Pemain asal Prancis itu kini masuk dalam daftar pemain yang bisa dilepas jika ada tawaran besar pada bursa transfer musim panas.

Situasi tersebut muncul setelah performa Camavinga mengalami penurunan sepanjang musim 2025/2026. Cedera, menit bermain yang tidak stabil, hingga kesalahan penting di lapangan membuat posisinya di skuad utama makin terancam.

Di tengah kondisi itu, PSG mulai memantau perkembangan Camavinga secara serius. Klub juara Prancis dan Eropa tersebut melihat peluang untuk membawa gelandang berusia 23 tahun itu kembali ke negaranya.


PSG Pantau Situasi Camavinga

Pelatih kepala Paris Saint-Germain (PSG) asal Spanyol, Luis Enrique (kanan), berbicara kepada para pemainnya saat jeda pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut pada 14 April 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Laporan AS mengabarkan bahwa Real Madrid kini lebih terbuka untuk menerima proposal transfer bagi Camavinga, padahal kontraknya di Santiago Bernabeu masih berlaku hingga 2029.

PSG menjadi klub yang paling aktif mengikuti perkembangan sang pemain. Tim asal Paris itu mencari tambahan tenaga di lini tengah setelah sukses mempertahankan dominasi di kompetisi domestik dan Eropa.

Meski demikian, Camavinga masih ingin bertahan di Real Madrid. Ia tetap memiliki ambisi merebut kembali tempat utama pada musim depan.

Namun, peluang transfer tetap terbuka apabila PSG datang dengan penawaran besar. Real Madrid dikabarkan siap mempertimbangkan keputusan tersebut demi menata ulang komposisi skuad.


Musim Sulit Bersama Real Madrid

Lamine Yamal menggiring bola di samping Eduardo Camavinga dan Alvaro Carreras dalam laga final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, 12 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Camavinga hanya tampil sebagai starter dalam 23 dari total 54 pertandingan Real Madrid di semua ajang musim ini. Persentase menit bermainnya juga hanya mencapai 43 persen dari total waktu yang tersedia.

Sempat tampil menjanjikan setelah pulih dari cedera pada Oktober lalu, performanya kemudian kembali menurun. Pengaruhnya di lini tengah perlahan memudar seiring ketatnya persaingan dalam skuad.

Situasi makin rumit ketika staf pelatih mulai memberi kesempatan kepada pemain muda lain pada laga penting Eropa. Nama seperti Thiago Pitarch bahkan mendapat kepercayaan lebih besar dalam beberapa pertandingan besar.

Kesalahan fatal Camavinga saat menerima kartu merah kontra Bayern Munchen di Liga Champions ikut memperburuk kondisinya. Setelah pertandingan itu, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung Real Madrid.


Masa Depan Masih Belum Pasti

Gelandang timnas Prancis, Eduardo Camavinga saat tiba di Clairefontaine-en-Yvelines pada 11 November 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Musim ini menjadi periode paling berat bagi Camavinga sejak bergabung dengan Real Madrid dari Rennes. Kondisi tersebut juga berdampak pada karier internasionalnya bersama Timnas Prancis.

Didier Deschamps tidak memasukkan namanya dalam skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026. Keputusan itu memperlihatkan bahwa performanya memang belum kembali ke level terbaik.

Real Madrid kini berada di posisi yang harus menentukan langkah besar terkait masa depan sang gelandang. Jika tawaran besar benar-benar datang, musim panas nanti bisa menjadi akhir perjalanan Camavinga di Santiago Bernabeu.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya