Kylian Mbappe Klaim Kini Jadi Penyerang Pilihan Keempat Real Madrid

Kylian Mbappe bermain sebagai pemain pengganti saat Real Madrid meraih kemenangan atas Real Oviedo. Mbappe kini mengaku menjadi striker keempat di Santiago Bern

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 15 Mei 2026, 15:59 WIB
Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Rabu (03/12/2025). (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Kylian Mbappe akhirnya kembali memperkuat Real Madrid setelah sempat absen dalam beberapa laga penting. Namun, comeback tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus karena ia mendapat reaksi kurang bersahabat dari sebagian suporter.

Madrid sendiri berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Real Oviedo pada laga yang digelar Jumat (15/5/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan dicetak oleh Gonzalo Garcia dan Jude Bellingham.

Mbappe masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 menggantikan Gonzalo Garcia yang sebelumnya mencetak gol. Saat namanya diumumkan, sebagian penonton di Santiago Bernabeu memberikan siulan sebagai bentuk ketidakpuasan.

Reaksi negatif tersebut diduga berkaitan dengan absennya Mbappe dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, perjalanannya ke luar Madrid selama masa pemulihan juga ikut memicu kritik dari suporter.

Meski mendapat tekanan, penyerang asal Prancis itu tetap bersikap tenang. Ia memilih fokus pada tim dan tidak menanggapi berlebihan reaksi dari tribun penonton.


Situasi Sulit Usai Absen dan Cemoohan Fans

Pemain Real Madrid merayakan gol yang dicetak Jude Bellingham pada laga jornada 36 La Liga Spanyol 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Jumat (15/5/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Kylian Mbappe mengakui kekecewaannya karena tidak bisa tampil di El Clasico yang menjadi salah satu laga penting musim ini. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai bagian dari perjalanan karier yang harus diterima.

Meski mendapat cemoohan dari suporter, Mbappe menegaskan tidak mengambilnya secara pribadi. Ia memahami bahwa reaksi tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional.

"Itu sangat disayangkan bagi saya tidak bermain di El Clasico. Begitulah hidup, kita tidak bisa mengubah pendapat orang," ujar Mbappe.

"Itu adalah cara mereka, dan saya tidak menganggapnya secara pribadi. Saya pernah mengalami momen dicemooh, itu bagian dari sepak bola dan kehidupan," lanjut Mbappe.


Terima Peran sebagai Striker Keempat

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Osasuna pada laga pekan perdana La Liga di Stadion di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Peran Mbappe di lini depan menjadi bahan pembicaraan setelah ia hanya duduk di bangku cadangan saat melawan Oviedo. Ia mengakui keputusan pelatih dan tidak mempermasalahkan posisinya dalam tim.

Menurutnya, pelatih memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan susunan pemain. Ia pun memilih menghormati keputusan tersebut meski bukan pilihan utama.

"Saya dalam kondisi 100 persen. Saya tidak bermain karena menurut pelatih, saya adalah striker keempat setelah Mastantuono, Vini, dan Gonzalo," kata Mbappe.

"Tanyakan kepada pelatih. Saya siap bermain sejak awal, tetapi itu keputusannya dan Anda harus menghormatinya. Saya tidak marah," tegas Mbappe.


Evaluasi Musim dan Hilangnya Identitas Tim

Jude Bellingham kemudian memastikan kemenangan tuan rumah pada menit ke-80 setelah melewati beberapa pemain lawan sebelum melepaskan tembakan mendatar. (AP Photo/Manu Fernandez)

Mbappe juga memberikan penilaian jujur terhadap performa Real Madrid sepanjang musim 2025/2026. Ia menilai tim kehilangan arah setelah tampil baik di awal kompetisi.

Menurutnya, penurunan performa di paruh kedua musim menjadi faktor utama kegagalan meraih trofi. Hal tersebut menjadi pukulan besar bagi seluruh tim.

"Kami memulai musim dengan baik, semuanya berjalan sesuai rencana. Lalu kami kehilangan semuanya di paruh kedua musim," ungkap Mbappe.

"Itu sangat menyakitkan karena kami punya struktur dan rencana permainan, tetapi semuanya hilang. Kami harus menerima kritik dan bangkit musim depan," tutup Mbappe.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya