Gudangnya Akan Didatangi Obama, Amazon Buka Ribuan Lowongan Kerja

Amazon sedang mencari karyawan untuk mengisi 5000 posisi sebagai karyawan penuh di 17 kantor pengirimannya di berbagai penjuru AS.

oleh Bayu GalihDiterbitkan 29 Juli 2013, 14:35 WIB
Amazon, raksasa perdagangan online atau e-commerce, membuka ribuan lowongan kerja baru. Menariknya, lowongan kerja ini dibuka Amazon sebelum kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke salah satu gudang distribusi milik raksasa retailer online tersebut, yang akan dilakukan pekan ini.

Dilansir dari laman Reuters, Senin (29/7/2013), Amazon mengatakan sedang mencari karyawan untuk mengisi 5000 posisi sebagai karyawan penuh di 17 kantor pengirimannya di berbagai penjuru AS. Angka ini setara penambahan 25 persen untuk karyawan penuh, yang saat ini sudah ada 20.000 karyawan Amazon di berbagai penjuru AS. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Amazon memang membangun beberapa kantor pengiriman. Ini dilakukan untuk semakin mendekatkan diri ke konsumen. Dengan demikian, pengiriman pun akan lebih cepat dari pemesanan secara online, dan mengurangi biaya pengiriman.

Amazon memang membutuhkan karyawan untuk mengambil barang, membungkus, serta mengirim barang. Para karyawan manusia ini akan bekerja sama dengan robot berteknologi tinggi yang ada di berbagai gudang milik Amazon. Karena itu ribuan posisi baru yang dibuka Amazon dianggap wajar, meskipun banyak perusahaan yang malah melakukan pengurangan karyawan.

Tahun lalu CEO Amazon memanfaatkan situs perusahaannya untuk mengumumkan program Pilihan Karir. Program ini memberi kesempatan kepada karyawan untuk mendapatkan gaji ribuan dollar untuk bekerja teknis di gudang atau bidang lain, seperti mesin, teknologi informasi, transportasi, dan akuntansi.

Presiden Obama sendiri akan mendatangi kantor pengiriman Amazon di Chattanooga, Tennessee, besok. Rencananya Obama akan bicara tentang lapangan kerja baru di AS. Obama juga akan melakukan diskusi untuk meningkatkan pertumbuhan lapangan kerja di sektor swasta dan agar menjadikan Amerika lebih kompetitif. (gal)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya