Usung Tema Rehumanize, IdeaFest 2026 Angkat Pentingnya Koneksi Autentik di Era Digital

IdeaFest 2026 menekankan peran kreativitas dalam membangun hubungan bermakna dan engagement organik agar tetap relevan dengan emosi serta budaya masyarakat.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 13 Mei 2026, 20:50 WIB
Press Conference IdeaFest 2026, Rabu (13/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Liputan6.com, Jakarta - Penyelenggara IdeaFest 2026 menyoroti pentingnya kreativitas dalam membangun hubungan yang lebih dekat dan autentik dengan masyarakat di tengah derasnya arus digitalisasi. Tema besar “Rehumanize” yang diusung tahun ini juga tercermin dari pendekatan para pelaku industri kreatif dalam memandang konsumen dan teknologi.

Founder dan CEO Haloka Group sekaligus salah satu Braintrust IdeaFest 2026, Stephanie Regina, mengatakan masyarakat saat ini tidak lagi hanya mencari produk atau layanan, tetapi juga koneksi yang bermakna.

Menurut dia, kreativitas memegang peranan penting agar sebuah pesan terasa lebih hidup dan relevan dengan keseharian audiens. Dengan pendekatan tersebut, komunitas dapat tumbuh menjadi bagian dari ekosistem yang menciptakan engagement secara organik.

“Sekarang orang mencari koneksi yang meaningful. Kreativitas menjadi krusial supaya pesan terasa hidup dan relatable, sehingga komunitas bisa menjadi bagian dari ekosistem yang menciptakan engagement organik,” ujar Stephanie dalam konferensi pers IdeaFest 2026, Rabu (13/5/2026).

Sebagai bagian dari penyegaran acara, IdeaFest juga menghadirkan program baru bertajuk JKTGO SUPER CRAZY FESTIVAL melalui kolaborasi dengan JKT GO. Program ini dikemas dalam bentuk bazar kurasi yang menghadirkan lebih dari 200 brand lokal dan menjadi ruang bagi pelaku usaha kreatif untuk memperluas pasar sekaligus mengembangkan bisnis mereka.

 

Memahami Manfaat Teknologi

Press Conference IdeaFest 2026, Rabu (13/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Co-Founder JKT GO, Ian Eryanto Wongso, menilai konten yang kuat selalu memiliki kedekatan dengan budaya dan emosi masyarakat. Karena itu, lewat IdeaFest Picks, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang relevan sekaligus memiliki nilai emosional.

“Konten yang impactful selalu punya konteks budaya dan emosi. Lewat IdeaFest Picks, kami ingin menghadirkan pengalaman yang meaningful dan relevan dengan kehidupan masyarakat agar koneksi autentik tetap terjaga di tengah dunia digital yang bergerak cepat,” kata Ian.

Sementara itu, mewakili jajaran pembicara IdeaFest, Founder of Creative Prompt, Patrick Effendy, menilai tantangan terbesar saat ini bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan memahami manfaat nyata yang bisa dihadirkan teknologi bagi manusia.

Ia menegaskan inovasi seharusnya berangkat dari persoalan manusia, bukan semata-mata dorongan teknologi. Sebab, kreativitas, intuisi, dan kemampuan mengambil keputusan tetap menjadi keunggulan manusia yang belum tergantikan.

“Inovasi harus dimulai dari masalah manusia, bukan teknologinya. Kreativitas, intuisi, dan pengambilan keputusan tetap menjadi kekuatan yang tidak tergantikan,” ujar Patrick.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya