Selain Penang, Gubernur Pramono Sebut Ada Destinasi Baru Warga Jakarta Berobat ke Malaysia

Pembukaan rute langsung Kota Bharu–Jakarta dinilai bisa membuka peluang baru kerja sama kesehatan hingga wisata medis antara Jakarta dan Kelantan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 13 Mei 2026, 16:30 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Menteri Besar Kelantan, Mohd Nassuruddin Daud, dan delegasi Pemerintah Negeri Kelantan di Balai Kota Jakarta. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta -

Peluang Kerja Sama Kembangkan Budaya Melayu

Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang kerja sama pelestarian budaya Melayu, khususnya dalam pengembangan dan penggalian naskah Melayu kuno.

“Tetapi kami juga membuka kerja sama untuk mengembangkan, menggali naskah-naskah Melayu kuno antara Jakarta dan Kelantan. Karena dua-duanya punya sumber yang luar biasa,” ujar Pramono.

Sementara itu, Mohd Nassuruddin Daud mengatakan Pemerintah Negeri Kelantan memang tengah serius mengembangkan sektor pelancongan kesehatan atau wisata medis untuk menarik wisatawan asal Indonesia, khususnya dari Jakarta.

“Insyaallah kita juga membuka peluang pelancongan kesehatan, di Kelantan ini di mana cost-nya berbanding dengan Kuala Lumpur, Kelantan lebih murah. Berbanding dengan Pulau Pinang, Kelantan lebih murah,” kata Mohd Nassuruddin.

Meski menawarkan biaya lebih rendah, ia mengklaim mutu layanan kesehatan di Kelantan tetap kompetitif dan diakui secara luas.

“Dan dari segi mutu perobatannya setanding dengan seluruh negara Malaysia lah dan diiktiraf hatta di peringkat dunia,” ujarnya.

 
Infografis Perluasan Ganjil Genap Jakarta di 26 Ruas Jalan. (Liputan6.com/Trieyasni)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya