Mulai Jumat Malam 15 Mei 2026, Halte TransJakarta Kebon Sirih Arah Blok M Ditutup Sementara

TransJakarta akan melakukan penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Blok M (arah selatan) yang berlaku mulai Jumat (15/5/2026) pukul 22.00 WIB.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 15 Mei 2026, 09:30 WIB
Bus listrik Transjakarta jelang uji coba di Kantor Pusat Transjakarta, Senin (6/7/2020). Layanan ini akan beroperasi setiap hari, mulai pukul 10.00-20.00 WIB dan berhenti di halte-halte Non-BRT di sepanjang rute Blok M hingga Balai Kota. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan melakukan penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Blok M (arah selatan). Penutupan sementara berlaku mulai Jumat (15/5/2026) pukul 22.00 WIB hingga Senin 18 Mei 2026 pukul 05.00 WIB.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani di Jakarta, dikutip Jumat (15/5/2026).

Ayu menyampaikan, selama masa penutupan, pelanggan masih dapat menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota (arah utara) untuk melanjutkan perjalanan.

"Kami mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi TransJakarta," kata Ayu.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, penutupan sementara tersebut dilakukan untuk mendukung pekerjaan perbaikan jalan sebagai bagian dari proyek pembangunan MRT Jakarta.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait layanan TransJakarta, Ayu menyebut pelanggan dapat mengunduh aplikasi TJ:TransJakarta atau mengakses kanal media sosial resmi Transjakarta.

"Penumpang dapat mengakses kanal media sosial TransJakarta melalui Instagram @infotije dan X @PT_Transjakarta," jelas Ayu.

 

Pramono Targetkan MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Beroperasi Akhir 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Sementara itu sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut bahwa progres pembangunan Stasiun MRT Sawah Besar hingga Stasiun MRT Harmoni sebagai bagian dari proyek MRT Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI-Kota telah mencapai 59 persen. MRT

"Kami meninjau lokasi mulai dari Sawah Besar hingga Harmoni. Secara keseluruhan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 59 persen," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 12 Mei 2026.

Menurut Pramono, berdasarkan informasi dari Direktur Utama (Dirut) MRT Jakarta, Tuhiyat proses commissioning atau pengujian dan verifikasi akhir proyek akan dimulai pada pertengahan 2027. Sehingga, MRT Fase 2A ditargetkan bisa beroperasi penuh pada akhir 2027.

"Target operasional hingga Harmoni paling lambat akhir 2027," ujar Pramono.

Sedangkan pembangunan jalur lanjutan menuju kawasan Kota Tua ditargetkan selesai pada akhir 2029. Dengan demikian, seluruh ruas utama sepanjang 22,2 kilometer diharapkan rampung pada tahun tersebut.

"Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melanjutkan proyek MRT rute Timur–Barat yang kini memasuki tahap pembebasan lahan, penetapan trase, dan penentuan titik stasiun," ucap Pramono.

"Jika seluruh proses berjalan lancar, segmen pertama ditargetkan beroperasi pada 2030," lanjut dia.

Ia menyebutkan, konstruksi Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar menjadi yang terdalam, yakni mencapai 28 meter di bawah permukaan tanah. Sebanyak 3.800 pekerja yang terlibat dalam proyek ini seluruhnya merupakan putra-putri Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya