Ulama Jawa Tengah Siap Membela Gus Dur

Ratusan ulama dan komponen Nahdlatul Ulama siap berada di garis depan untuk membela Presiden Abdurrahman Wahid. Sebelumnya, ulama di Jawa Timur juga menyampaikan tekad serupa.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Januari 2001, 20:08 WIB
Liputan6.com, Demak: Ratusan ulama dan komponen Nahdlatul Ulama se-Jawa Tengah, Senin (15/1) siang, melakukan Salat Istighosah dan silaturahmi di Pondok Pesantren Ar-Riyadz Giri Kusumo, Mranggen, Demak, Jateng. Dalam kesempatan itu, mereka mendoakan keselamatan bangsa dan mendukung pemerintahan Presiden Abduraahman Wahid. Mereka juga bersedia berada di garis terdepan jika Gus Dur diturunkan secara inkonstitusional.

Seusai beristighosah, sekitar 536 ulama se-Jateng itu langsung menggelar pertemuan tertutup. Agenda utama dari pertemuan itu adalah mencermati berbagai persoalan yang terjadi di Tanah Air dan berkembang di masyarakat. Selain itu, mereka juga akan mengkritisi pertentangan elite politik, yang kian kental belakangan ini. Para ulama juga sepakat untuk tak mengirim anggota Barisan Anshor Serba Guna ke Jakarta.

Sebelumnya, pada pekan kemarin, ulama se-Jawa Timur juga menyampaikan seruan serupa. Mereka menyampaikannya saat acara halal bi halal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Jatim.(ICH/Teguh Hadiprayitno dan Kukuh Ariwibowo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya