Liputan6.com, Rabat - Jenazah seorang tentara Amerika Serikat (AS) yang hilang selama latihan militer di Maroko sepekan lalu telah ditemukan di Samudra Atlantik. Demikian diumumkan pihak Angkatan Darat AS pada Minggu (10/5/2026).
Mengutip laporan Associated Press, jenazah tersebut diketahui merupakan milik 1st Lt. Kendrick Lamont Key Jr., seorang perwira Artileri Pertahanan Udara 14A yang menjadi salah satu dari dua tentara AS yang terjatuh dari tebing saat sedang mendaki dalam rangka rekreasi ketika tidak bertugas. Ia berusia 27 tahun.
Advertisement
Kedua tentara itu dilaporkan hilang pada 2 Mei setelah mengikuti African Lion, latihan militer multinasional tahunan yang diselenggarakan di Maroko.
"Tim pencarian militer Maroko menemukan tentara tersebut di perairan dekat garis pantai sekitar pukul 08.55 waktu setempat pada 9 Mei, sekitar 1,6 kilometer dari lokasi tempat kedua tentara itu dilaporkan masuk ke laut," demikian pernyataan Komando Angkatan Darat AS untuk Eropa dan Afrika.
Menurut militer Maroko, keduanya hilang sekitar pukul 21.00 di dekat Area Pelatihan Cap Draa di luar wilayah Tan-Tan, kawasan yang memiliki karakteristik pegunungan, gurun, dan dataran semi-gurun.
Hilangnya kedua tentara itu memicu operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan lebih dari 600 personel dari AS, Maroko, dan negara-negara mitra militer lainnya. Operasi tersebut mengerahkan fregat, kapal, helikopter, dan drone.
"Upaya pencarian terhadap tentara kedua yang masih hilang akan terus dilanjutkan," kata seorang pejabat pertahanan AS kepada Associated Press.
Pejabat itu mengatakan kontingen AS masih berada di Maroko setelah latihan perang berakhir pada Jumat (8/5) untuk menyediakan komando dan kendali serta melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan.
African Lion merupakan latihan militer yang dipimpin AS dan dimulai pada April di empat negara, yakni Maroko, Tunisia, Ghana, dan Senegal, dengan melibatkan lebih dari 7.000 personel dari lebih dari 30 negara. Sejak 2004, latihan ini menjadi latihan militer gabungan terbesar AS di Afrika.
Pada 2012, dua marinir AS tewas dan dua lainnya terluka dalam kecelakaan helikopter di Agadir saat mengikuti latihan tersebut.