Vanesha Prescilla Debut di Genre Horor Lewat The Scarecrow Valley, Adu Akting dengan Dimas Anggara

Kali pertama syuting film horor, Vanesha Prescilla mengaku, The Scarecrow Valley menantang karena tokoh Sandra yang dimainkannya rumit secara emosional.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 08 Mei 2026, 22:30 WIB
Kali pertama syuting film horor, Vanesha Prescilla mengaku, The Scarecrow Valley menantang karena tokoh Sandra yang dimainkannya rumit secara emosional. (Foto: Dok. Instagram @thescarecrowvalley.film)

Liputan6.com, Jakarta - Vanesha Prescilla kembali ke layar lebar dalam The Scarecrow Valley. Film ini menandai debut Vanesha Prescilla di genre horor. Ia beradu akting dengan Dimas Anggrara hingga Giulio Parengkuan. Selain itu, The Scarecrow Valley diperkuat performa sederet aktor Jepang seperti So Takei, Hana Yuka Sano, dan Nobuyuki Suzuki. The Scarecrow Valley digarap Memento Works dan Studio Emu yang juga akan memproduksi film Jikobukken.

Vanesha Prescilla mengakui, The Scarecrow Valley makin menantang karena karakter yang dimainkannya rumit secara emosional. “Betul, pertama kali (syuting film horor). Rasanya aku senang bisa gabung di proyek ini. Seperti yang tadi aku bilang, aku suka sama film atau series yang bergenre seperti ini. Ya, aku harap nanti bisa berjalan lancar,” kata Vanesha Prescilla melansir pemberitaan Kapanlagi.com, pada 6 Mei 2026.

Dalam The Scarecrow Valley, Vanesha Prescilla sebagai Sandra, ibu muda yang mengalami trauma akibat kehilangan anak. Kondisi tersebut membuat psikologis Sandra terguncang hebat hingga diduga mengalami gangguan mental. “Sandra ini ibu muda yang punya trauma tersendiri. Bisa kita bilang anaknya hilang, jadi dia sangat terpukul dan psikologinya jadi kena,” beri tahunya.

Vanesha Prescilla menjelaskan, memerankan ibu muda bukan hal mudah mengingat, ia belum menikah dan punya anak. Kuncinya, sebagai aktris harus bisa berempati pada kondisi maupun latar belakang karakter.

 

 


Tantangan Buat Aku

Vanesha Prescilla. (Foto: Dok. Instagram @vaneshaass)

“Itu challenge buat aku. Aku berusaha buat terus belajar untuk mengenal karakter Sandra ini, banyak mengobrol dan diskusi (dengan sutradara jelang syuting),” ucap Vanesha Prescilla.

Ia membocorkan, Sandra berusaha melarikan diri dari kenyataan pahit yang menimpa, namun justru menghadapi situasi yang makin mencekam saat bertemu Irham (Giulio Parengkuan).

 


Menggali Sisi Psikologis

Secara cerita, The Scarecrow Valley menghadirkan teror yang tak hanya bersifat visual, tetapi juga menggali sisi psikologis para tokoh termasuk Sandra dan Irham sebagai ujung tombak.

The Scarecrow Valley bagian dari proyek yang melakukan syuting penuh di Jepang serta melibatkan aktor dari dua negara. Film ini hadir lewat pendekatan psychological horror dengan nuansa folk horror berlatar Jepang.


Produktivitas Vanesha Prescilla

Seperti diketahui, produktivitas Vanesha Prescilla tak perlu diragukan lagi. Debut pada 2018 lewat film Dilan 1990 dan Teman Tapi Menikah, popularitas adik Sissy Prescillia ini langsung mengangkasa.

Maklum, Dilan 1990 meraih 6,3 jutaan penonton. Sementara itu, Teman Tapi Menikah menjaring 1,6 jutaan penonton. Kini, Vanesha Prescilla siap tampil dalam The Scarecrow Valley.

 

 

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya