Meluncurkan single sekaligus videoklip berjudul Gatal-Gatal, menjadi pertanda bagi Duo Sabun Colek yang digawangi Dina dan Kiki dalam menjejakkan diri di pentas musik nasional. Keberanian mereka disaluti vokalis band Wali, Faank.
Pasalnya, Dina dan Kiki sebelumnya ialah tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Hongkong sebagai asisten rumah tangga. Dari sini lah nama Duo Sabun Colek diambil. Butuh nyali besar untuk terjun ke pentas musik. "Kami salut mereka berani meninggalkan pekerjaan mereka. Mereka luar biasa, berani berhadapan dengan produser musik, orang banyak dan masyarakat," ceplos Faank di kawasan Cibubur, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Bukan hanya jual keseksian dan kisah hidup yang menarik simpati orang, Duo Sabun Colek berjanji akan menyuguhkan kualitas vokal yang mumpuni saat mentas. "Latar belakang kami memang TKW. Tapi kami juga berusaha menyanyi dengan baik. Kami juga punya goyangan tapi nggak harus mengumbar keseksian," sahut Dina.
Petualangan Dina dan Kiki di pentas musik segera dimulai. Tak lupa, Faank berpesan agar keduanya menjaga kekompakan. "Dunia entertainment itu tidak mudah. Sama seperti waktu kerja di Hongkong, butuh perjuangan yang luar biasa. Apalagi menyatukan dua kepala itu hal yang agak susah," tandas Faank.(Jul/Mer)
Pasalnya, Dina dan Kiki sebelumnya ialah tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Hongkong sebagai asisten rumah tangga. Dari sini lah nama Duo Sabun Colek diambil. Butuh nyali besar untuk terjun ke pentas musik. "Kami salut mereka berani meninggalkan pekerjaan mereka. Mereka luar biasa, berani berhadapan dengan produser musik, orang banyak dan masyarakat," ceplos Faank di kawasan Cibubur, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Bukan hanya jual keseksian dan kisah hidup yang menarik simpati orang, Duo Sabun Colek berjanji akan menyuguhkan kualitas vokal yang mumpuni saat mentas. "Latar belakang kami memang TKW. Tapi kami juga berusaha menyanyi dengan baik. Kami juga punya goyangan tapi nggak harus mengumbar keseksian," sahut Dina.
Petualangan Dina dan Kiki di pentas musik segera dimulai. Tak lupa, Faank berpesan agar keduanya menjaga kekompakan. "Dunia entertainment itu tidak mudah. Sama seperti waktu kerja di Hongkong, butuh perjuangan yang luar biasa. Apalagi menyatukan dua kepala itu hal yang agak susah," tandas Faank.(Jul/Mer)