Liputan6.com, Berlin - Tanggal 8 Mei 1945 diperingati sebagai Victory in Europe Day (VE Day) atau Hari Kemenangan di Eropa, yang menandai berakhirnya kekuasaan Nazi di Eropa setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II. Peristiwa ini menjadi titik balik sejarah dunia sekaligus simbol runtuhnya rezim fasis yang membawa penderitaan massal selama enam tahun perang.
Perang Dunia II dimulai pada 1 September 1939 saat Jerman menginvasi Polandia. Konflik global tersebut berkembang menjadi perang paling mematikan dalam sejarah modern, melibatkan banyak negara dan menewaskan jutaan orang di berbagai wilayah, dikutip dari Visit.archives.gov, Jumat (8/5/2026).
Advertisement
Memasuki musim semi 1945, kekuatan militer Jerman mulai runtuh di berbagai front. Kekalahan tersebut memuncak ketika Jerman menandatangani penyerahan tanpa syarat di Reims, Prancis, pada 7 Mei 1945. Atas permintaan Uni Soviet, penandatanganan ulang kemudian dilakukan di Berlin pada 8 Mei 1945 untuk memastikan berakhirnya perang di seluruh front Eropa.
Sejak saat itu, 8 Mei dikenal sebagai VE Day, yang menandai berakhirnya pertempuran di Eropa dan kemenangan Sekutu atas Nazi Jerman. Momen tersebut juga dianggap sebagai simbol runtuhnya kekuasaan Adolf Hitler dan berakhirnya salah satu periode paling kelam dalam sejarah Eropa, termasuk genosida terhadap jutaan korban.
Meski demikian, kemenangan di Eropa belum mengakhiri Perang Dunia II sepenuhnya. Di kawasan Pasifik, konflik antara Sekutu dan Jepang masih berlangsung hingga akhirnya Jepang menyerah pada Agustus 1945, yang secara resmi menutup perang global tersebut.
VE Day kemudian dikenang sebagai tonggak penting dalam sejarah dunia, tidak hanya karena mengakhiri perang di Eropa, tetapi juga karena menjadi fondasi lahirnya tatanan internasional baru pascaperang.