Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61%, Cek Perbandingannya dengan Pertumbuhan Global

Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% pada kuartal I 2026. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi global.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 05 Mei 2026, 11:40 WIB
Pemandangan deretan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta, Jumat (29/9). Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakinkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4 persen tetap realistis. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% secara tahunan atau year on year (YoY) pada kuartal I 2026. Adapun pertumbuhan ekonomi Januari-Maret 2026 ini lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (kuartal I 2025), yang mencatat pertumbuhan sebesar 4,87 persen (YoY).

Meskipun year on year tumbuh positif, namun BPS melaporkan bahwa ekonomi Indonesia secara triwulanan (qtq) tercatat kontraksi sebesar 0,77 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 bila dibandingkan triwulan I 2025 atau secara year on year (YoY) tumbuh 5,61 persen," ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Selasa (5/5/2026).

Acuan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.187,2 triliun, dan atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.447,7 triliun.

Secara global, lembaga moneter internasional (Imf) per April 2026 telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi secara global tumbuh 3,1 persen. Sementara untuk ekonomi negara berkembang tercatat tumbuh 3,9 persen dibandingkan tahun 2025.

Hasil proyeksi IMF juga menunjukan inflasi negara berkembang pada 2026 relatif lebih tinggi daripada inflasi global.

Amalia menyampaikan, BPS turut mencatat pertumbuhan ekonomi beberapa negara mitra dagang Indonesia pada triwulan I 2026 secara YoY.

"Tiongkok tumbuh menguat dibandingkan kuartal IV 2025, AS tumbuh menguat dibandingkan triwulan IV 2025, Malaysia, Singapura dan Vietnam tumbuh melambat dibandingkan triwulan IV 2025, tapi tumbuh menguat dibandingkan triwulan I 2025," bebernya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya