Rekomendasi Saham Hari Ini 5 Mei 2026: CDIA, AKRA, ENRG, INDY, hingga MEDC

Sejumlah saham antara lain CDIA, AKRA, ENRG, INDY, BULL dan MEDC menjadi pilihan pada perdagangan saham Selasa, (5/5/2026). Simak strateginya.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Mei 2026, 09:14 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal melemah pada perdagangan saham Selasa, (5/5/2026). (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal melemah pada perdagangan saham Selasa, (5/5/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,22% tetapi masih disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 791 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BMRI, BBCA, BUMI, BRMS dan ASII.

“IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini,” Head of Retail Researh BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 6.850-6.900 dan level resistance 7.000-7.090 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, seara teknikal, potensi rebound masih akan harus menguji level resistance terdekat di atas level psikologis 7.000. Kiwoom menilai posisi ini masih spekulatif tinggi. “Perlu confirmation green candle berikutnya dan buying power (volume) yang dominan untuk pastikan ini adalah early bullish reversal yang valid,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Trading Idea hari ini: CDIA, AKRA, INDY, ENRG, BULL, dan MEDC

  • CDIA Buy on Weakness dengan area beli di 1000-1050, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1070-1100.
  • AKRA Buy on Weakness dengan area beli di 1530-1550, cutloss di bawah 1520. Target dekat di 1600-1660.
  • INDY Spec Buy dengan area beli di 3650-3700, cutloss di bawah 3640. Target dekat di 3720-3770.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 1680-1710, cutloss di bawah 1670. Target dekat di 1735-1760.
  • BULL Buy on Weakness dengan area beli di 490-505, cutloss di bawah 486. Target dekat di 520-535.
  • MEDC Buy on Weakness dengan area beli di 1685-1720, cutloss di bawah 1655. Target dekat di 1770-1820.  

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 4 Mei 2026

Sebelumnya, sepanjang Senin (9/2/2026), pergerakan IHSG diwarnai penguatan 433 saham. Sementara, 252 saham melemah dan 136 lainnya stagnan. Tampak dalam foto, layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan saham Senin, (4/5/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham tertekan dan transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,22% menjadi 6.971,95. Indeks saham LQ45 menguat 0,78% menjadi 674,55. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.069,69 dan level terendah 6.946,05. Sebanyak 357 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 327 saham menguat dan 134 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.441.859 kali dengan volume perdagangan saham 60,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 21,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.385.

 

Sektor Saham

Nilai transaksi hingga akhir perdagangan pada Selasa (8/4/2025) mencapai Rp 20,41 triliun dengan melibatkan 22,65 miliar saham dalam 1,43 juta kali transaksi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dari 11 sektor saham, empat sektor saham menguat. Sektor saham consumer siklikal bertambah 2,53%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal naik 1,53%, sektor saham infrastruktur menanjak 0,96% dan sektor saham industri menguat 0,03%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan turun 1,63%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi turun 1,2%, sektor saham basic melemah 0,69% dan sektor saham keuangan turun tipis 0,16%.

Selain itu, sektor saham properti susut 0,01%, sektor saham teknologi terpangkas 1,56%, sektor saham transportasi melemah 1,52%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya