Alvaro Arbeloa Tanggapi Liburan Kylian Mbappe di Italia Saat Cedera

Alvaro Arbeloa menanggapi liburan Kylian Mbappe saat pemulihan cedera di tengah momen krusial Real Madrid. Ia menegaskan semua pemain tetap profesional.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 04 Mei 2026, 18:41 WIB
Penyerang Real Madrid asal Prancis bernomor punggung 10, Kylian Mbappe, mengontrol bola selama pertandingan Liga Spanyol antara Real Betis dan Real Madrid CF di stadion La Cartuja di Sevilla pada 25 April 2026. (CRISTINA QUICLER/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Alvaro Arbeloa angkat bicara soal Kylian Mbappe yang terlihat berlibur saat menjalani pemulihan cedera. Situasi ini terjadi ketika Real Madrid sedang menghadapi momen penting musim ini.

Mbappe diketahui mengalami cedera hamstring dan tengah dalam proses pemulihan. Ia diharapkan segera pulih untuk tampil di laga El Clasico.

Namun, pemain asal Prancis itu justru terlihat berlibur ke Sardinia, Italia. Kehadirannya bersama aktris Spanyol Ester Exposito sempat menjadi sorotan.

Di sisi lain, Real Madrid membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang juara Liga Spanyol. Kekalahan di El Clasico bisa memastikan gelar jatuh ke tangan Barcelona.


Arbeloa Serahkan ke Tim Medis

Ekspresi Kylian Mbappe di laga Real Mallorca vs Real Madrid. (AP Photo/Jose Breton)

Arbeloa menegaskan bahwa semua pemain yang mengalami cedera berada di bawah pengawasan tim medis. Ia menyebut pengaturan aktivitas pemain bukan menjadi tanggung jawabnya secara langsung.

Menurutnya, tim medis memiliki kontrol penuh terhadap proses pemulihan pemain. Termasuk dalam menentukan jadwal latihan maupun istirahat.

"Semua perencanaan untuk pemain yang cedera diawasi dan dikelola oleh layanan medis Real Madrid," kata Arbeloa.

"Mereka yang mengatur kapan mereka harus ke Valdebebas dan kapan tidak. Setiap pemain dalam waktu luangnya melakukan apa yang mereka anggap tepat," lanjut Arbeloa.


Tidak Ingin Ikut Campur Urusan Pribadi

Ekspresi Kylian Mbappe usai membobol gawang Deportivo Alaves, Rabu (22/4/2026) (AP Photo/Manu Fernandez)

Arbeloa menegaskan dirinya tidak ingin terlibat dalam urusan pribadi pemain. Ia memilih fokus pada aspek teknis dan tim secara keseluruhan.

Menurutnya, setiap pemain memiliki kebebasan dalam mengatur waktu luang masing masing. Hal itu dianggap sebagai bagian dari profesionalisme individu.

"Saya tidak ikut campur dalam hal itu," tegas Arbeloa.

"Mbappe berlibur? Setiap pemain melakukan apa yang mereka inginkan dalam waktu luangnya," ujar Arbeloa.


Tekankan Profesionalisme Pemain

Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, bereaksi setelah gagal memanfaatkan peluang gol selama pertandingan leg pertama babak play-off babak gugur Liga Champions UEFA antara SL Benfica dan Real Madrid CF di Estadio da Luz di Lisbon pada 17 Februari 2026. Kylian Mbappe, yang menderita cedera lutut kiri sejak Desember 2025, saat ini berada di Paris bersama staf medis Real Madrid untuk "menilai perkembangan" cederanya, tetapi tidak ada "operasi" yang direncanakan "pada tahap ini", AFP mengetahui pada 2 Maret 2026, dari rombongan striker Prancis tersebut. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Arbeloa juga menyoroti nilai kerja keras yang menjadi dasar filosofi Real Madrid. Ia menegaskan tim dibangun dari pemain yang berjuang di lapangan.

Menurutnya, dedikasi dan usaha menjadi hal utama dibandingkan hal lainnya. Hal itu menjadi identitas tim selama ini.

"Kami tidak membangun Real Madrid dengan pemain yang turun ke lapangan mengenakan tuksedo, tetapi dengan pemain yang mengakhiri pertandingan dengan jersey yang penuh lumpur, keringat, dan usaha," ungkap Arbeloa.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya