Seperti CPNS, Seleksi Pegawai Koperasi Desa Merah Putih Pakai CAT

Tes kompetensi bagi pelamar program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih digelar. Mekanisme tes dilakukan seperti CPNS.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 04 Mei 2026, 13:45 WIB
Tes kompetensi bagi pelamar program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih digelar. Mekanisme tes dilakukan seperti CPNS. (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mulai menggelar tes kompetensi bagi pelamar program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih. Ujian berlangsung pada 3–12 Mei 2026 di 72 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan pelaksanaan tes menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Metode ini dipilih karena dinilai transparan dan telah lama digunakan dalam seleksi aparatur sipil negara (ASN).

“Jadi ini sudah terbukti saudara-saudara. PNS-PNS, calon PNS semua pakai ini, pakai CAT ya. Jadi tidak perlu diragukan karena semua ASN pun pakai sistem ini,” ujar Zulhas di Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).

Setelah tahap ini, peserta akan menjalani seleksi lanjutan berupa tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada 20–31 Mei 2026. Hasil akhir seleksi diumumkan pada 7 Juni 2026.

Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai bagian dari komponen cadangan (Komcad), serta pembekalan manajerial dan kompetensi teknis sesuai bidang masing-masing.

Zulkifli menegaskan Panitia Seleksi Nasional akan mengawal ketat seluruh proses rekrutmen agar berjalan objektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.

“Tidak ada biaya dalam seluruh tahapan seleksi, tidak ada jalur khusus, dan tidak ada yang bisa menjamin lulus. Kalau ada yang menawarkan itu, dipastikan penipuan,” katanya.

 

Informasi Resmi

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan membahas manajer Koperasi Desa di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). (Liputan6.com/Arief)

Ia meminta peserta hanya mengacu pada informasi resmi yang disediakan melalui portal panselnas. Pemerintah juga mendorong masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi kecurangan.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan desa dan kawasan pesisir melalui penyediaan sumber daya manusia yang kompeten. Pemerintah berharap proses seleksi berjalan tepat waktu dan memberi dampak nyata bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya