Dari V-Series hingga ROBOX, Ini Strategi Besar iCAR Kuasai Pasar Global

Vice President iCAR International, Wang Yu, menyoroti perubahan tren pasar global. Ia menyebut, konsumen kini tidak lagi hanya mencari fungsi

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 01 Mei 2026, 11:12 WIB
CEO iCAR Su Jun memperkenalkan filosofi “Classic Never Fades” di ajang International Business Summit 2026. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - iCAR memanfaatkan ajang International Business Summit 2026 yang digelar oleh grup Chery untuk mempertegas arah pengembangan bisnis globalnya. Melalui sesi khusus Global Partners Conference, brand otomotif ini memaparkan strategi ekspansi, visi produk, hingga pembangunan ekosistem mobilitas energi baru yang terintegrasi.

Acara tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian summit yang mempertemukan mitra global, media, serta kreator dalam satu platform kolaboratif. Tak hanya sekadar forum diskusi, momen ini juga menjadi tonggak baru bagi iCAR dalam mempercepat integrasi pasar internasional.

CEO iCAR, Su Jun, membuka sesi dengan memperkenalkan filosofi “Classic Never Fades”. Konsep ini menjadi fondasi dalam pengembangan produk dan inovasi perusahaan ke depan.

Menurutnya, inovasi tidak hanya soal spesifikasi teknis, tetapi juga mencakup desain yang timeless, daya tahan produk, serta kemampuan membangun koneksi emosional dengan pengguna. Bahasa desain boxy yang menjadi ciri khas iCAR disebut bukan sekadar tren, melainkan representasi autentisitas dan kekuatan identitas merek.

Sementara itu, Vice President iCAR International, Wang Yu, menyoroti perubahan tren pasar global. Ia menyebut, konsumen kini tidak lagi hanya mencari fungsi, tetapi juga ekspresi diri dan individualitas.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, iCAR mengembangkan pendekatan berbasis ekosistem. Salah satunya melalui i-CARE, jaringan layanan global yang ditargetkan mencapai 2.000 titik di seluruh dunia. Selain itu, ada i-LIFE yang menawarkan lebih dari 1.000 opsi kustomisasi kendaraan.

Strategi ini menempatkan pengalaman pengguna, diferensiasi merek, serta keberlanjutan bisnis sebagai prioritas utama, melampaui sekadar persaingan harga.

Dari sisi teknologi, CTO iCAR Ma Yong Dong memaparkan roadmap produk melalui strategi dual-line. Seri V difokuskan untuk kebutuhan off-road dan eksplorasi, sedangkan seri X diarahkan untuk mobilitas cerdas masa depan.

Beberapa model seperti V23 dan V27 menunjukkan performa global yang positif. V23 bahkan memimpin segmen SUV listrik bergaya boxy di Asia Tenggara, sementara V27 mendapat respons baik di pasar Timur Tengah.

Ke depan, iCAR juga menyiapkan model V25 dan flagship V29. Tak hanya itu, konsep ROBOX diperkenalkan sebagai awal lini X-series. Dibangun di atas platform i-SWIFT 3.0, kendaraan ini mengusung teknologi AI canggih, baterai generasi terbaru, serta kemampuan otonom hingga level L4.

Ungkap Target Ambisius

Global Partners Conference juga menjadi ajang penghargaan bagi jaringan dealer global iCAR. Perusahaan memberikan apresiasi kepada mitra berprestasi serta pemenang kompetisi desain global #OneClassicMillionStories.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama strategis bersama mitra global yang dihadiri jajaran pimpinan iCAR. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem global perusahaan.

Menutup sesi, iCAR menegaskan target ambisiusnya untuk mencapai penjualan lebih dari 1 juta unit per tahun pada 2030. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan juga berencana membangun hingga 2.000 jaringan layanan di seluruh dunia.

Dalam rangkaian International Business Summit 2026, iCAR juga memperkenalkan pengembangan ekosistem iCAR Life. Konsep ini mengintegrasikan desain, kustomisasi, dan partisipasi pengguna dalam menciptakan pengalaman mobilitas yang lebih personal.

Melalui inisiatif seperti #OneClassicMillionStories, pengguna diajak mengeksplorasi berbagai interpretasi kendaraan dalam konteks budaya dan gaya hidup.

Menariknya, area pameran dirancang interaktif dengan menghadirkan teknologi robotik seperti robot AIMOGA dan robot anjing. Kehadiran teknologi ini menunjukkan bagaimana sistem cerdas dapat memperluas pengalaman mobilitas, tidak hanya dari sisi kendaraan, tetapi juga interaksi antara manusia dan teknologi.

Partisipasi iCAR di ajang ini menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem global yang terintegrasi. Tak hanya fokus pada inovasi teknologi, iCAR juga berupaya menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat di berbagai negara.

Dengan strategi yang semakin matang, iCAR optimistis dapat menjadi pemain penting dalam era mobilitas masa depan berbasis energi baru.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya