Liputan6.com, Jakarta - Unjuk rasa untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 tidak hanya digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat tapi juga depan Gedung DPR/MPR. Sekitar 5.000 buruh diperkirakan mengikuti unjuk rasa tersebut.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purnowo mengatakan, massa yang mengikuti unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR datang dari berbagai daerah.
Advertisement
"Update terakhir, massa yang menuju DPR untuk melaksanakan aksi unjuk rasa berjumlah kurang lebih 5.000 massa dari Banten, Jawa Barat, dan Tangerang Raya," kata Dekananto dalam Apel Kesiapan Pelayanan Aksi Unjuk Rasa May Day 2026, Jumat (1/5/2026).
Dekananto mengatakan, massa akan tiba pada pukul 10.00 WIB dan akan diterima oleh pimpinan DPR pada pukul 11.00 WIB. Dia menyebut, dinamika di lapangan dapat berubah, sehingga meminta para personel untuk siap berjaga.
"Dinamika di lapangan bisa saja berubah, sehingga teman-teman sekalian harus siap. Apabila aksi dimulai setelah salat Jumat, koordinator lapangan menyampaikan aksi selesai pukul 17.30," ungkap dia.
6.678 Personel Gabungan Diterjunkan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkap, pihaknya mengerahkan 6.678 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR.
"Ini gabungan yang terdiri dari Kepolisian 4.633 personel, TNI 1.050 personel, Pemprov DKI: 95 personel, PAMDAL 400 personel, dan Satuan Kamtibmas 500 orang," kata Budi.
Dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Budi mengimbau kepada massa aksi untuk tidak merusak fasilitas umum. Dia juga mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki kebutuhan mendesak, untuk menghindari ruas-ruas jalan tersebut guna menghindari peningkatan volume kendaraan dan jumlah orang.
Di lapangan Monas, sekitar 220 ribu buruh hadir merayakan Hari Buruh Internasional 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, peserta May Day hadir dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, hingga Lampung.
"Diperkirakan lebih kurang hampir bisa 220.000 buruh yang ada di May Day Fiesta di Monas," ujar Budi.