Dorong Digitalisasi, Platform Manajemen Keuangan dan Toko Online Bersatu Perkuat Ekosistem UMKM

UMKM saat ini dinilai lebih membutuhkan sistem yang saling terhubung agar manajemen usaha menjadi lebih rapi dan berkelanjutan.

oleh IskandarDiterbitkan 01 Mei 2026, 12:02 WIB
Produk UMKM Desa. Foto: Gemini

Liputan6.com, Jakarta - Integrasi platform digital kini menjadi kunci bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan operasional bisnis secara menyeluruh.

Menjawab tantangan tersebut, RUN System dan Exabytes Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis untuk mengintegrasikan platform manajemen keuangan Accounting+ dengan layanan toko online Exabytes.

Kolaborasi ini bertujuan menciptakan ekosistem digital yang komprehensif bagi pelaku usaha. Melalui penggabungan layanan instant website dan sistem pengelolaan keuangan, UMKM kini dapat mengelola penjualan, pembayaran, logistik, hingga pencatatan keuangan dalam satu sistem terpadu.

Country Manager Exabytes Indonesia, Urip Indra Hartawan, menegaskan bahwa kehadiran di ranah digital saja tidak cukup bagi UMKM. Diperlukan sistem yang saling terhubung agar manajemen usaha menjadi lebih rapi dan berkelanjutan.

"UMKM saat ini butuh lebih dari sekadar hadir secara online. Mereka butuh sistem yang saling terhubung agar usaha bisa berjalan rapi dan berkembang," ujar Indra, dikutip dari Antara, Jumat (1/5/2026).

Layanan ini hadir dalam bentuk solusi Software as a Service (SaaS) yang menyederhanakan operasional harian. Integrasi ini juga melengkapi infrastruktur digital Exabytes yang sebelumnya telah mencakup sistem payment gateway serta manajemen logistik.

Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan melalui Accounting+ meliputi:

  • Pembukuan otomatis: Mengurangi beban kerja manual yang rentan kesalahan.
  • Laporan keuangan real-time: Memudahkan pemantauan arus kas.
  • Business insight: Memberikan data strategis untuk pengambilan keputusan bisnis.

 

Mendukung Visi Asta Cita dan Pertumbuhan Nasional

Langkah strategis ini juga dipandang selaras dengan visi Asta Cita pemerintah dalam mendorong digitalisasi UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi yang merata.

Corporate Secretary RUN System, Aryo Ramandito, menyatakan bahwa solusi ini dirancang agar manajemen keuangan masuk langsung ke dalam aktivitas operasional harian.

"Kami menghadirkan solusi yang mengintegrasikan manajemen keuangan langsung ke dalam aktivitas operasional harian UMKM, sehingga mereka dapat menjalankan bisnis dengan lebih efisien dan terarah," kata Aryo.

 

Tantangan dan Potensi Pasar

Data menunjukkan Indonesia memiliki lebih dari 65 juta UMKM yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yakni melampaui 60 persen. Sektor ini juga menjadi tulang punggung lapangan kerja dengan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Namun, di tengah potensi yang besar, tantangan digitalisasi masih membayangi. Meski lebih dari 70 persen konsumen Indonesia terbiasa melakukan riset produk secara daring sebelum membeli, banyak UMKM yang masih kesulitan mengelola alat operasional yang terpisah-pisah.

Melalui inisiatif ini, RUN System dan Exabytes berkomitmen untuk membekali pelaku usaha dengan alat yang relevan guna meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Dengan memangkas proses manual dan beralih ke keputusan berbasis data, UMKM diharapkan mampu naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya