Harga Perak Antam Hari Ini 30 April 2026 Merosot Rp 850

Berikut pergerakan harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis, (30/4/2026),

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 April 2026, 11:45 WIB
Harga perak (Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada Kamis, (30/4/2026). Harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas antam. Namun, harga perak dunia melesat.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam turun Rp 850 menjadi Rp 46.300. Harga perak Antam kemarin sebelumnya Rp 47.150.

Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Harga perak batangan 250 gram dibanderol Rp 12.100.000. Sedangkan harga perak batangan 500 gram ditetapkan Rp 23.275.000.

Lalu bagaimana harga perak dunia pada Kamis pekan ini?

Berdasarkan data tradingeconomics, harga perak dunia melonjak 1% menjadi USD 72,02. Harga perak dunia diperdagangkan sekitar USD 72 pada Kamis pekan ini, yang termasuk berada di level terendah dalam tiga minggu karena melonjaknya biaya energi. Hal itu memperparah kekhawatiran inflasi dan memperkuat harapan bank sentral utama mungkin perlu menaikkan suku bunga.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuturkan, AS akan mempertahankan blokade angkatan lautnya terhadap Iran sampai negara itu menyetujui kesepakatan nuklir, sementara Iran menuduh Trump berupaya memaksa negara itu untuk tunduk melalui tekanan ekonomi dan perpecahan internal.

Perang di Timur Tengah yang berkepanjangan dan hampir ditutupnya Selat Hormuz mengguncang pasar global, mendorong para pelaku pasar untuk mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga tahun ini dan malah mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada 2027.

Sementara itu, Federal Reserve AS mempertahankan pengaturan kebijakannya tidak berubah seperti yang diperkirakan secara luas, meskipun empat pejabat berbeda pendapat, yang menggarisbawahi meningkatnya perpecahan atas prospek kebijakan di tengah meningkatnya ketidakpastian yang berasal dari perang Iran.

Harga Emas Dunia

Seorang karyawan memegang beberapa perhiasan emas di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh pada Rabu 14 Januari 2026. Pada Rabu (14/1/2026), harga emas dan perak terus menguat mencapai level tertinggi. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Sebelumnya, harga emas dunia merosot pada Rabu, 29 April 2026. Koreksi harga emas dunia tergelincir setelah the Federal Reserve (the Fed) tahan suku bunga acuan dan sesuai dengan harapan pelaku pasar.

Mengutip CNBC, Kamis (30/4/2026), harga emas spot turun 1,2% menjadi USD 4.541,30 per ounce. Harga kontrak berjangka emas untuk pengiriman Juni terpangkas 1,3% menjadi USD 4.546,20 per ounce.

Keputusan the Fed menambah tekanan pada harga emas emas yang berasal dari laporan negosiasi perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat (AS) telah mencapai jalan buntu. Presiden AS Donald Trump tidak senang dengan proposal terbaru dari Iran.

“Sentimen pasar telah bergeser ke arah skeptisisme mengenai potensi kesepakatan AS-Iran, memperkuat narasi suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama,” ujar Analis MarketPulse OANDA, Zain Vawda.

 

Sentimen Suku Bunga

Sebagai informasi, pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas. Tampak dalam foto, perhiasan emas dipajang di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh pada Rabu 14 Januari 2026. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Tingkat suku bunga yang lebih tinggi tersebut telah mengurangi daya tarik emas karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil.

“Emas tetap sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan suku bunga ini, yang saat ini diperparah oleh tekanan inflasi akibat kenaikan harga minyak,” kata Vawda.

Ia menambahkan, jika AS dan Iran dapat mencapai kesepakatan dengan cepat, tren kenaikan harga emas dapat kembali dan mendorong harga emas untuk mengakhiri tahun antara USD 5.300 dan USD 5.500 per ounce.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya