Anak Miliarder India Mau Adopsi Kuda Nil Milik Gembong Narkoba Pablo Escobar

Escobar, yang ditembak mati oleh polisi pada tahun 1993, secara ilegal mengimpor hewan-hewan eksotis, termasuk kuda nil.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 29 April 2026, 21:00 WIB
Gembong narkoba Pablo Escobar membeli empat kuda nil dari kebun binatang di Kalifornia dan mengirimkannya ke peternakannya di awal 1980-an. (AFP Photo/Raul Arboleda)

Liputan6.com, New Delhi - Putra miliarder India menawarkan diri untuk menampung kuda nil milik gembong Narkoba Kolombia Pablo Escobar. Tawaran adopsi ini di tengah kabar jika hewan-hewan itu akan dibunuh.

Escobar, yang ditembak mati oleh polisi pada tahun 1993, secara ilegal mengimpor hewan-hewan eksotis, termasuk seekor kuda nil jantan dan betina yang dijuluki “kuda nil kokain”.

Populasi kuda nil ini terus bertambah dan Kolombia telah mencoba berbagai metode pengendalian, termasuk kebir namun tidak berhasil. Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memusnahkan sekitar 80 ekor hewan tersebut.

Anant Ambani, Putra Taipan Mukesh Ambani, mengaku telah secara resmi meminta pemerintah Kolombia untuk menunda keputusan membunuh hewan-hewan tersebut, yang telah menimbulkan kerusakan di sungai-sungai di negara Amerika Selatan itu.

Sebagai gantinya, ia meminta agar dilakukan relokasi yang aman dan berbasis ilmiah yang akan membawa 80 hewan tersebut ke rumah permanen di pusat satwa Vantara miliknya.

Dalam surat kepada menteri lingkungan Kolombia, CEO kebun binatang milik Ambani menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan “perawatan seumur hidup” bagi kawanan kuda nil tersebut di India.

Kebun binatang besar di negara bagian Gujarat, India bagian barat itu menyebut dirinya sebagai salah satu pusat penyelamatan, perawatan, dan konservasi satwa liar terbesar di dunia.

Kuda Nil Jadi Masalah

Kuda Nil (iStock)

Anant Ambani, telah mengajukan rencana rinci untuk memberi hewan-hewan itu rumah baru di Vantara. Pusat satwa tersebut terletak di samping Kompleks Kilang Jamnagar milik Reliance, yang disebut sebagai kilang minyak mentah terbesar di dunia.

Vantara sudah menjadi rumah bagi ratusan gajah, serta 50 beruang, 160 harimau, 200 singa, 250 macan tutul, dan 900 buaya, di antara hewan lainnya, menurut Otoritas Kebun Binatang Pusat India.

Para ahli berulang kali memperingatkan tentang besarnya jumlah hewan yang masuk ke Vantara, termasuk impor spesies yang sangat terancam punah dan langka.

Escobar membawa kuda nil yang hanya berasal dari Afrika dan dapat memiliki berat hingga beberapa ton ke Kolombia pada tahun 1980-an. Setelah kematian Escobar, kuda nil dari kebun binatang pribadinya berkembang biak dan hidup di sepanjang tepi sungai subur Sungai Magdalena di Kolombia, di mana mereka telah menyerang para nelayan, sehingga memicu rencana untuk memusnahkan mereka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya