Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa, (28/4/2026). Penguatan rupiah terhadap dolar AS didorong kebuntuan resolusi perang antara Iran dengan AS.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 32 poin atau 0,19% menjadi 17.229 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level 17.243. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia bergerak ke level 17.245 per dolar AS dari sebelumnya 17.277 per dolar AS.
Advertisement
“Upaya untuk mengakhiri perang AS-Iran tampaknya terhenti, dengan jalur air penting Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup, sehingga pasokan energi dari wilayah penghasil minyak utama di Timur Tengah tersebut tidak dapat diakses oleh pembeli global,” kata pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi dikutip dari Antara.
Iran disebut menawarkan proposal baru untuk membuka kembali Selat Hormuz pada pekan ini, namun sebagian besar pihak di Washington skeptis terhadap proposal tersebut karena melibatkan penundaan pembicaraan tentang aktivitas nuklir di Teheran.
Presiden AS Donald Trump tak senang dengan proposal terbaru Iran yang bertujuan untuk mengakhiri perang.Sumber-sumber Iran mengungkapkan proposal Teheran menghindari pembahasan program nuklir hingga permusuhan berhenti dan sengketa pelayaran di Teluk diselesaikan.
"Ketidakpuasan Trump terhadap tawaran Iran membuat konflik tersebut buntu, dengan Iran menutup arus pelayaran melalui Selat Hormuz, yang biasanya membawa pasokan setara dengan sekitar 20 persen konsumsi minyak dan gas global, dan AS tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran," ujar Ibrahim.
Pada pekan ini, dijadwalkan pula pertemuan Bank Sentral AS yang dinilai akan memberikan lebih banyak petunjuk tentang kebijakan moneter dan prospek inflasi dalam menghadapi gangguan akibat perang AS dengan Iran.
"The Fed juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Rabu, 29 April 2026," ujar Ibrahim.
Rupiah Loyo Lagi Hari Ini, Tembus Level Segini
Sebelumnya, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Selasa 28 April 2026 pagi. Kurs rupiah melemah 12 poin atau 0,07 persen menjadi 17.223 dolar AS dari penutupan sebelumnya di level 17.211 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah akibat ketidakpastian perdamaian antara AS dengan Iran.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen yang berbalik risk off dari ketidakpastian perdamaian di Timteng (Timur Tengah) oleh laporan apabila AS tidak menerima usulan perdamaian terbaru Iran. Indeks dolar AS dan harga minyak mentah dunia terpantau kembali naik,” ucapnya dikutip dari Antara, Selasa (28/4/2026).
Mengutip Anadolu, Presiden AS Donald Trump bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pada Senin (27/4) untuk membahas proposal terbaru Iran, kata Gedung Putih.
Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali pembicaraan antara Washington dan Teheran setelah berminggu-minggu perang dan negosiasi yang gagal.
Namun, Trump dilaporkan tidak puas dengan proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran.
Trump diberi pengarahan tentang rencana Teheran, yang meliputi pengakhiran blokade oleh AS di jalur air penting tersebut, tanpa membahas program nuklir Iran.
Iran sebelumnya telah menolak tuntutan AS agar menghentikan semua pengayaan uranium, dengan alasan bahwa mereka memiliki hak berdasarkan hukum internasional untuk melakukannya, dan sejauh ini menolak untuk menyerahkan uranium yang telah mereka perkaya tersebut.
Tidak jelas apa tepatnya yang membuat Trump tidak puas, tetapi ia telah lama bersikeras pada kedua tuntutan nuklir tersebut. Seorang pejabat AS anonim mengatakan bahwa menerima proposal Iran akan secara terbuka menyangkal kemenangan Trump.
Kesepakatan dengan Washington
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa Teheran “serius” untuk mencapai kesepakatan dengan Washington, tetapi menekankan bahwa setiap perjanjian harus mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir.
Pernyataan Rubio itu muncul di tengah laporan media yang menunjukkan Iran telah mengajukan proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade AS dan pengakhiran perang, sambil menunda negosiasi yang lebih luas mengenai program nuklir mereka ke tahap selanjutnya.
Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Islamabad pada 11 April tetapi gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari.
Negosiasi tersebut menyusul gencatan senjata selama dua minggu yang dimediasi Pakistan pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Trump.
Namun, menjelang pembicaraan selanjutnya, Trump membatalkan rencana keberangkatan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan akhir pekan ini.
Upaya terus dilakukan untuk menyelenggarakan putaran pembicaraan lain, meskipun poin-poin penting masih menjadi kendala termasuk Selat Hormuz, blokade AS terhadap pelabuhan Iran, dan masa depan program nuklir Iran.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.150-Rp17.300 per dolar AS.