Rano Karno Sebut 4 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Warga Jakarta

Pemprov DKI memastikan bantuan untuk keluarga korban berjalan, termasuk pengurusan pemakaman.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 28 April 2026, 15:03 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno dalam acara “Bang Doel Sapa Warga” di Kampung Wisata Eduwisata Bhinneka, Jalan Kompleks Angkasa Pura blok PQRS, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan dari 14 korban meninggal akibat tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, empat di antaranya merupakan warga ber-KTP DKI. Hal itu disampaikan Rano Karno saat melayat ke rumah duka Nuryati (63) di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (28/4/2026).

“Nah, artinya ini menjadi juga bagian tanggung jawab, karena berdasarkan informasi dari 14 korban, 4 orang itu warga Jakarta,” kata dia.

Rano mengatakan, pihaknya langsung menggerakkan bantuan sejak malam kejadian. BPBD, PMI hingga Damkar DKI diterjunkan ke lokasi untuk membantu penanganan korban.

“Langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi,” ucapnya.

 

Bantuan untuk Keluarga Korban

Pemprov DKI memastikan bantuan untuk keluarga korban berjalan, termasuk pengurusan pemakaman.

“Semua insya Allah di sini ada Dinas Pemakaman, semua udah dibantu,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rano menyoroti kerasnya benturan dalam insiden tersebut, terlebih ketika melihat kondisi gerbong perempuan yang hancur.

“Gerbong perempuan hancur ya. Itu bingung saya bagaimana caranya, berarti kan keras, sangat keras sekali,” kata dia.

Sementara itu, Rano menegaskan, soal evaluasi perlintasan menjadi kewenangan pemerintah pusat. Jakarta, kata dia, fokus membantu evakuasi dan dampak transportasi.

“Nah itu tentu adalah tugas dari Kementerian Perhubungan,” kata Rano.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya