12 Jam Endang Terjepit di Bawah Kereta, Ditemukan dengan Kaki Patah

Endang ditemukan dalam keadaan tertimpa korban lain.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 28 April 2026, 14:41 WIB
Petugas melakukan proses evakuasi gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line pasca-tabrakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Endang Kuswati (41) menjadi salah satu korban kecelakaan kereta di Bekasi yang terakhir dievakuasi. Korban mengalami patah kaki kanan dengan tangan membengkak.

Informasi ini disampaikan oleh Mahfud, paman korban yang mengungkapkan kondisi Endang saat ini sudah sadar. Tapi keadaannya sangat lemas sehingga masih membutuhkan perawatan.

Endang adalah korban evakuasi terakhir yang langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4) pagi. Evakuasi tuntas sekitar pukul 08.00 WIB.

"Iya patah kaki. Saat ini kami masih menunggu, karena saluran darahnya enggak lancar sekarang, karena kejepit hampir 12 jam," kata Mahfud.

Mahfud menambahkan, sampai saat ini belum diketahui tindakan apa yang diambil oleh dokter dan tim medis di RSUD Bekasi. Tindak lanjut baru dilakukan setelah saluran darah Endang sudah lancar kembali.

"Tindak lanjutnya ya sesudah saluran darahnya itu lancar, baru dioperasi. Ya, itu masalahnya patah tulangnya itu," ungkapnya.

 

Ditemukan Tertimpa Korban Lain

Mahfud, paman dari Endang Kuswati (41) yang merupakan korban kecelakaan kereta di Bekasi (Liputan6.com/Dimas Ramadhan Wicaksana)

Kakak dari orang tua korban itu menjelaskan kondisi kaki Endang sangat parah karena dia sempat terjepit cukup lama. Bahkan korban ditemukan dalam keadaan di bawah kereta dan tertimpa korban lain.

"Tadinya kita enggak punya akses masuk. Kebetulan anak saya ketemu dengan salah satu wartawan yang bisa masuk ke dalam. Dia ikut juga ke dalam," terang Mahfud.

"Nah begitu si fotografer ini foto-foto kan di dalam kereta itu. Dalam kereta, begitu dilihat sama anak saya, ketemu. Posisinya tertelungkup. Dia jadi ada di bawah, di bawahnya dia, ada mayat sebelumnya. Di atas juga, ada ini orang, mayat juga," sambungnya.

Putra Mahfud, Iqbal yang juga adik sepupu Endang mengonfirmasi kronologi tersebut. Dia pun langsung memberitahukan kepada petugas untuk mengevakuasi Endang.

 

Evakuasi

Proses evakuasi pun dilakukan namun Endang jadi salah satu orang terakhir yang dikeluarkan karena kondisi dalam kereta.

"Kalau aku dengar seperti itu (orang terakhir), tapi selanjutnya aku tidak ada info lagi ya. Karena ketika langsung dievakuasi dari stasiun, kita langsung, langsung berangkat ke rumah sakit ya," tambahnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya