Chelsea Lolos ke Final Piala FA, Calum McFarlane Puji Habis Enzo Fernandez

Chelsea memastikan tiket ke final Piala FA usai menaklukkan Leeds United dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung di Wembley.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 27 April 2026, 16:01 WIB
Enzo Fernandez cetak gol pada semifinal Piala FA Chelsea vs Leeds United di Wembley, Minggu (26/4/2026) malam WIB. (AP/Nick Potts)

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea akhirnya menemukan titik terang di tengah performa yang naik turun musim ini. The Blues memastikan tiket ke final Piala FA usai menaklukkan Leeds United dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung di Wembley.

Kemenangan ini terasa krusial, bukan hanya karena membawa Chelsea selangkah lagi menuju trofi, tetapi juga karena datang di momen sulit.

Sebelumnya, tim asal London tersebut harus menelan lima kekalahan beruntun di Premier League, sebuah catatan yang meningkatkan tekanan terhadap skuad dan staf pelatih.

Di tengah situasi tersebut, satu momen menjadi penentu arah pertandingan sekaligus mengubah atmosfer tim.


Sundulan Enzo Jadi Penentu

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, menanduk bola yang berhasil mengoyak jala gawang Leeds United dalam laga semifinal Piala FA 2025/2026 di Stadion Wembley, Minggu (26/4/2026) malam WIB. (Adrian DENNIS / AFP)

Gol semata wayang Chelsea dicetak oleh Enzo Fernandez melalui sundulan tajam di pertengahan babak pertama. Gelandang asal Argentina itu berhasil memaksimalkan umpan silang dari Pedro Neto, yang dikirim dari sisi kanan serangan.

Gol tersebut cukup untuk mengunci kemenangan dan membawa Chelsea melaju ke final, di mana mereka akan menghadapi Manchester City. Selain itu, hasil ini juga menjadi suntikan moral setelah periode negatif yang sempat membayangi performa tim.

Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, secara khusus menyoroti kontribusi Fernandez. Ia menyebut kemampuan sang gelandang dalam membaca situasi di kotak penalti sebagai salah satu keunggulan utama.

“Saya bilang kepadanya setelah pertandingan, dia memang suka mencetak gol di tiang jauh. Dia hanya tertawa,” ujar McFarlane.

Menurutnya, timing pergerakan Fernandez, kemampuan melompat, serta teknik sundulan yang dimiliki membuatnya sangat berbahaya saat menyerang dari sisi sayap.


Sosok Pemimpin di Tengah Tekanan

Aksi Enzo Fernandez dalam laga Chelsea vs PSG di 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Lebih dari sekadar pencetak gol, Fernandez juga dinilai memiliki pengaruh besar terhadap mental tim. McFarlane menyebutnya sebagai pemain dengan karakter kompetitif tinggi dan jiwa kepemimpinan yang kuat.

“Dia seorang pemenang. Dia punya talenta besar dan semangat juang luar biasa. Dalam situasi sulit, dia selalu mendorong tim, berani berduel, dan berjuang untuk setiap bola,” tambahnya.

Penampilan impresif tersebut membuat Fernandez dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga ini.


Fokus Berlanjut ke Liga

Manajer Chelsea, Calum McFarlane, bereaksi saat pertandingan Liga Inggris melawan Fulham di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026). (AP Photo/Dave Shopland)

Meski sudah memastikan tempat di final FA Cup yang akan digelar pada 16 Mei, Chelsea belum bisa sepenuhnya bersantai. Mereka masih harus memperbaiki posisi di klasemen Premier League agar musim ini tidak berakhir mengecewakan.

Chelsea akan kembali beraksi pada 4 Mei saat menghadapi Nottingham Forest. Setelah itu, ujian berat menanti saat bertandang ke markas Liverpool pada 9 Mei.

Sementara itu, laga kontra Tottenham Hotspur yang semula berdekatan dengan final FA Cup akan dijadwal ulang. Chelsea kemudian menutup musim dengan pertandingan tandang melawan Sunderland pada 24 Mei.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya